
Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, gempa bumi berkekuatan M7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur. Menurut BMKG, gempa terjadi sekitar pukul 04.58 WIB dengan pusat gempa berada 30 km timur laut Mbay, Nagekeo, pada kedalaman 15 km. Guncangan kuat ini membawa duka bagi banyak keluarga. Rumah dan bangunan terdampak, sementara sebagian warga harus meninggalkan tempat tinggal mereka dan mencari perlindungan di lokasi yang lebih aman.

Sumber detik.net.id
Dalam situasi darurat tersebut, kebutuhan warga terdampak terus bertambah. Data BNPB yang dilaporkan pada pembaruan awal mencatat 9.290 orang mengungsi, dengan konsentrasi pengungsi antara lain di Sikka dan Manggarai. Di tengah kondisi tersebut, warga tidak hanya membutuhkan tempat berlindung, tetapi juga makanan, air bersih, perlengkapan tidur, kebutuhan kebersihan, serta bantuan medis bagi mereka yang mengalami luka dan membutuhkan perawatan.

sumber malangposcomedia.id
BMKG mencatat 235 aktivitas gempa susulan hingga pukul 14.00 WIB pada 15 Agustus, membuat masyarakat harus tetap waspada dan sebagian memilih bertahan di tempat pengungsian. Bagi mereka, malam yang biasanya menjadi waktu untuk beristirahat kini harus dilalui dengan rasa khawatir. Anak-anak tidur di tempat pengungsian, orang tua berusaha menjaga keluarganya, sementara banyak keluarga harus menghadapi hari-hari tanpa rumah yang nyaman dan tanpa kepastian kapan keadaan benar-benar pulih.

sumber foto.kontan.co.id
Di tengah kesulitan ini, uluran tangan kita dapat menjadi penguat bagi saudara-saudara kita di NTT. Bantuan sekecil apa pun dapat membantu menghadirkan makanan, kebutuhan pokok, perlengkapan pengungsian, dan dukungan bagi warga yang sedang berjuang melewati masa darurat. Mari bersama-sama menjadi bagian dari ikhtiar untuk meringankan beban mereka. Karena ketika sebuah keluarga kehilangan tempat berlindung, setidaknya mereka tidak boleh merasa kehilangan harapan.
Karena Kita Saudara
Donasi Sekarang.
![]()
Menanti doa-doa orang baik