Kasih Palestina Bawa Harapan untuk Gaza bersama Global Sumud Flotilla

Kasihpalestina.com – Ke Gaza lewat jalur laut? Siapa takut!  Saat jalur darat dan udara terhambat, bantuan dari seluruh dunia untuk Gaza disampaikan oleh rombongan Sumud Freedom Flotilla melalui jalur laut. Perjalanan ini punya satu tujuan, yaitu untuk mendobrak blokade Israel dan mengirimkan bantuan kemanusiaan. Ini bukan perjalanan yang mudah. Kapal-kapal ini bisa jadi target serangan udara Israel yang menghalangi bantuan kemanusiaan masuk.

Misi kemanusiaan ini dilakukan oleh  lebih dari 50 kapal yang di dalamnya ada ratusan warga sipil dari berbagai latar belakang yang berasal dari 44 negara. Salah satu delegasi rombongan kapal sumud ini berasal dari Indonesia yang salah satunya diwakilkan oleh Ust. Nandang (CEO Kasih Palestina). Beliau bergabung dengan relawan lainnya dan ikut langsung berlayar menuju Gaza dengan membawa amanah dan pesan solidaritas dari Indonesia untuk Gaza.

Tim Kasih Palestina berangkat ke Tunisia pada tanggal 31 Agustus 2025, dan telah mengikuti konsolidasi di Relawan Nusantara dan seremoni pelepasan pada tanggal 27 dan  29 Agustus 2025. Alhamdulillah, mereka sampai di Tunisia pada tanggal 2 September 2025 bersama Global Peace Company. Sesampainya di Tunisia, tim Kasih Palestina bersama ratusan relawan lainnya mengikuti pelatihan intensif di Tunisia selama 2-3 hari sebelum berlayar menuju Gaza bersama-sama dari Tunisia.

Ust. Nandang (CEO Kasih Palestina) ikut berlayar bersama Global Sumud Freedom Flotilla ke Gaza.

Pada sesi ini, ada beberapa hal penting yang dibahas:

  • Strategi diplomasi internasional, agar misi ini dapat menembus blokade dengan aman
  • Teknis perjalanan di kapal untuk memastikan kesiapan fisik, mental dan logistik dalam menghadapi rute panjang yang penuh tantangan
  • Pertolongan pertama medis sebagai bentuk kesiapan untuk menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan menuju Gaza

Kapal ini bukan sedang berlibur, tapi membawa bantuan global untuk meringankan beban saudara kita di Gaza setelah pembatasan bantuan yang dilakukan oleh Israel. Bantuan yang disampaikan pada perjalanan Global Sumud Flotilla ini berupa bahan makanan, kebutuhan susu bayi dan popok, obat-obatan, perlengkapan air dan desalinasi serta perlengkapan darurat.

Namun, tidak semua rencan berjalan mulus, begitu pula perjalanan Global Sumud Freedom Flotilla. Karena kondisi angin kencang, Global Sumud Flotilla terpaksa kembali ke pelabuhan Barcelona pada Minggu lalu. Pada Senin malam, rombongan Global Sumud Flotilla kembali melakukan pelayaran dari Black Port menuju Gaza. 

Rombongan Global Sumud Freedom Flotilla. Dokumentasi: Instagram/ahmedadnan949.

Kapal Global Sumud pun diserang oleh drone Israel di Pelabuhan Sido Bou, Tunisia. Kapal utama yang membawa aktivis Greta Thunberg, Thiago Avila, dkk diserang 2 kali pada Selasa, 9 Spetember 2025 pada pukul 00.30 dan 23.30 waktu setempat. Penyerangan ini juga dikonfirmasi oleh CEO Kasih Palestina, Ust. Nandang. Pada hari berikutnya, salah satu kapal sumud kembali diserang. Kali ini ada kapal Alma yang berada di bawah bendera Inggris. Bersyukurnya semua awak kapal dilaporkan selamat.

Perjalanan ini tidak mudah dan penuh risiko, tapi kita berharap perjalanan ini bisa mencapai Gaza dengan bantuan yang masih utuh. Sahabat, rombongan Global Sumud Flotilla ini adalah perwakilan kita semua untuk membawa harapan bagi Gaza. Doakan mereka, semoga bisa mencapai Gaza dan pulang dengan selamat serta bantuan dari kita tersampaikan ke saudara di Gaza yang sedang harap-harap cemas menunggu mereka.