Makanan Hangat darimu Kuatkan Gaza di Tengah Kelaparan

Kasihpalestina.com – Sesuap makanan di Gaza mungkin tidak bisa mereka rasakan setiap harinya. Mereka membiarkan perutnya kelaparan di tengah genosida yang semakin memburuk. Mereka sedang tidak berpuasa, tapi mereka tidak punya sesuap pun makanan untuk dimakan. Sumber makanannya tidak ada, harga bahan makanan melonjak tinggi, bantuan kemanusiaan pun tak semudah itu bisa masuk ke Gaza. Kasus malnutrisi di Gaza sudah jadi makanan sehari-hari dokter dan petugas medis di sana.

Setiap anak kelaparan begitu pula orang dewasa. Kelaparan di Gaza melanda semua orang, tidak ada pengecualian. Bahkan mereka hanya sanggup menyeduh segelas air dengan garam untuk bertahan hidup. Setiap ada makanan pun mungkin perutnya belum puas, karena harus dibagikan kepada yang lain yang sama-sama membutuhkan. Perut mereka kosong, di atas piring mereka juga tidak ada makanan.

Penyaluran bantuan makanan hangat untuk Gaza diterima 1.560 warga Gaza. Dokumentasi: Kasih Palestina.

Kondisi ini sangat sulit untuk kita bayangkan tapi nyata terjadi di Gaza. Oleh karena itu, Kasih Palestina hadir membawa sedikit harapan untuk Gaza dengan menyalurkan bantuan kolektif dari sahabat Kasih Palestina melalu program penyaluran hotmeals. Program ini hadir untuk merespon kebutuhan mendesak saudara kita di Gaza di tengah bencana kemanusiaan yang sedang terjadi. 

Kali ini, bantuan makanan hangat darimu telah sampai pada 12 Agustus 2025 di Kamp Rivera, dekat bundaran 17 di Jalan Al-Rashid (tepi laut), Kota Deir Al-Balah, Selatan Jalur Gaza. Pada penyaluran bantuan ini, kita telah memproduksi sebanyak 1.560 porsi makanan hangat untuk 1.560 saudara kita di sana. Makanan yang disalurkan dimasak langsung di Gaza, dan tim yang bertugas pun mendapatkan hidangan dari dapur Al-Baraka di Kota Deir Al-Balah, selatan Jalur Gaza.

Makanan hangat untuk Gaza disiapkan di lokasi penyaluran. Dokumentasi: Kasih Palestina.

Melalui penyaluran bantuan makanan hangat untuk Gaza, kita jadi tahu betapa besarnya bencana kemanusiaan yang dialami saudara kita di tenda-tenda pengungsian di Gaza. Wajah mereka pucat, tubuh mereka kurus lemah dan perut mereka kosong keroncongan. Hadirnya bantuan dari kita mengembalikan keceriaan mereka. Dari seporsi makanan hangat yang kita salurkan, mereka berharap untuk lebih banyak lagi makanan yang layak, air bersih dan pemenuhan kebutuhan lainnya untuk mereka.

Terima kasih ya sahabat Kasih Palestina sudah membawa harapan dan kebahagiaan untuk saudara kita di Gaza. Ini bukan sekedar memberi makan untuk orang lain agar tidak kelaparan. Ini adalah panggilan kemanusiaan yang menyetuh hati nurani kita untuk lebih peka dan tanggap terhadap krisis yang sedang dialami oleh sesama manusia. Membantu sesama tidak butuh uang banyak. Cukup dari niat dan ikhlas, kita bisa memberikan dampak positif bagi mereka. 

Senyum bahagia menghiasi penyaluran makanan hangat untuk Gaza. Dokumentasi: Kasih Palestina.