Kasihpalestina.com – Kalau kehausan, di Indonesia kita bisa tinggal minum. Kalau mau mandi dan mencuci, di sini juga kita tinggal buka kran airnya. Air bersih di sini dan di banyak negara lainnya jumlahnya melimpah. Tapi di Gaza, setiap warganya harus menunggu truk bantuan air bersih dulu supaya mereka bisa minum, mandi, mencuci dan berwudhu. Setiap truk bantuan air datang, setiap orang berlari sembari membawa jerigen kosong dan rela mengantre panjang.
Realitasnya, di Gaza setetes air bersih sangat sulit didapatkan kecuali harus melalui beberapa kali penyaringan. Air yang keluar dari kran air mereka kotor dan sumur mereka kering. Sebanyak 97% air di Gaza terkontaminasi dan tak layak minum. Genosida yang terjadi di sana sangat berdampak kepada seluruh aspek kehidupan warga Gaza bahkan ke bagian yang paling penting dan utama untuk keberlangsungan hidup mereka. Saat ini, kebutuhan air bersih di Gaza sangat mendesak tapi jumlahnya semakin sedikit.

Salah satu wilayah yang terdampak parah adalah Kota Khan Younis di Gaza Selatan yang menampung ribuan keluarga pengungsi. Banyak dari mereka tinggal di kamp-kamp pengungsian yang kekurangan sumber daya dasar termasuk air bersih. Kamp Al-Karama 3, Kamp Al-Karama (Abu Hadaf), Pusat Pengungsian Universitas Al-Aqsa, Kamp Jepang dan Kamp Az-Zumar menjadi tempat penampungan utama bagi mereka yang telah kehilangan rumah. Keterbatasan akses ke air bersih memaksa warga untuk mengandalkan air yang tidak selalu aman, menyebabkan ancaman terhadap kesehatan mereka
Oleh karena itu, pada tanggal 24-29 Juli 2025, tim Kasih Palestina menyalurkan 100.000 liter air bersih untuk lebih dari 2.000 keluarga pengungsi yang tersebar di lima kamp pengungsian tersebut. Setiap keluarga menerima 50 liter air bersih per hari, yang dapat digunakan untuk memasak, mandi, mencuci dan memenuhi kebutuhan dasar lainnya.

Penyaluran air bersih ini, kami melibatkan Perusahaan Eta untuk Air Bersih, salah satu penyedia air yang masih beroperasi dalam keterbatasan pasokan bahan baku karena blokade. Air bersih yang disalurkan diambil dari sumber yang aman dan memenuhi standar kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh saudara kita di Gaza yang sedang tertekan oleh situasi perang dan kelangkaan pasokan.
Penyaluran air bersih ini bukan hanya tentang menyediakan air bersih untuk saudara kita di Gaza bertahan hidup, tapi juga tentang memberi harapan dan kenyamanan sementara bagi mereka yang berada di tengah kondisi sulit openuh ketidakpastian. Melalui penyaluran air bersih ini ada langkah kecil yang penting untuk mengembalikan hak-hak dasar saudara kita di Gaza.
