Kasihpalestina.com – Musim dingin di Gaza suhunya dapat mencapai 6oC. Suhu dingin itu disertai angin kencang, hujan dan banjir yang menyapu tenda-tenda pengungsian tempat mereka berlindung sementara. Saat hujan tiba, tandanya warga Gaza harus bersiap jika tendanya akan banjir atau terbang ditiup angin kencang. Saat itu lah, mereka harus kehilangan tempat tinggal satu-satunya, baju, kasur dan selimut.
Meskipun senjata telah mundur dari Gaza, tapi penderitaan saudara kita di sana masih terus berlanjut. Terlebih, musim dingin ini menambah penderitaan mereka. Tanpa rumah, air bersih, makanan, dan penghangat, bagaimana mereka bisa bertahan? Sejak bulan November 2025, sudah ada 4 orang anak di Gaza yang syahid karena kedinginan. Kasus syahid karena kedinginan di Gaza totalnya ada 21 orang sejak Oktober 2023.
Penyaluran Bantuan Musim Dingin di Gaza

Penderitaan saudara kita di Gaza sudah sangat berat. Mereka butuh kita untuk meringankannya. Oleh karena itu, Kasih Palestina hadir dengan program penyaluran bantuan musim dingin di Gaza. Bantuan ini hadir atas dukungan warga Indonesia yang peduli akan saudara kita di Palestina. Meskipun jarak Indonesia dan Gaza terlampau ribuan kilometer, setiap kebaikan selalu sampai meskipun jalannya tak selalu lurus.
Pada tanggal 27 Desember 2025, di Kota Deir al-Balah, wilayah selatan Jalur Gaza, hadir sebuah kehangatan dari tangan-tangan baik yang terpisahkan oleh jarak. Sebanyak 150 lembar selimut baru hadir untuk menyelimuti saudara kita yang kedinginan di masa sulit ini. Bantuan musim dingin ini telah diterima oleh 150 keluarga atau sekitar 600 orang di lokasi penyaluran dengan penuh kehangatan.

Bantuan musim dingin ini asalnya dari sahabat di Indonesia, tetapi setiap selimut yang diberikan kami beli dari salah satu pemasok di wilayah tengah Jalur Gaza. Penyaluran bantuan ini hadir untuk melindungi keluarga di Gaza dari dampak musim dingin yang ekstrim dengan membantu mereka menjaga suhu tubuhnya, mencegah hipotermia, serta menekan meningkatnya penyakit akibat paparan musim dingin dan hujan di Gaza.
Selimut ini datang tak hanya untuk menyelimuti mereka di musim dingin ini, tapi sebagai harapan bahwa mereka tidak melewati masa sulit ini sendirian. Musim dingin ini memang berat untuk saudara di Gaza, tapi kehadiran kita membawa cahaya untuk mereka. Semoga kehadiran bantuan musim dingin ini menjadi penguat saudara kita di Gaza dan menghangatkan mereka.
Terima kasih ya sahabat Kasih Palestina. Semoga apa yang sudah kamu berikan untuk saudara kita di Gaza dibalas dengan beribu kebaikan yang tak pernah putus.