Kasihpalestina.com – Saat ini Gaza sedang memasuki musim dingin yang suhunya dapat mencapai 6oC. Tanpa penghangat dan makanan yang layak mereka sulit bertahan di situasi yang serba terbatas. Walaupun senjata telah mundur dari Gaza, namun kesulitan saudara kita di sana belum berakhir. Setiap orang masih kelaparan dan kedinginan. Mereka butuh sesuap makanan hangat yang dapat menguatkan tubuhnya di situasi sulit saat ini.
Sebanyak 77% populasi Gaza masih mengalami kelaparan (UNICEF, Desember 2025). Sedangkan, warga Gaza masih bersandar pada penyaluran bantuan kemanusiaan karena mereka tak punya cukup uang untuk beli makanan yang serba mahal. Setiap anak masih menangis kelaparan, dan orang dewasa masih mencari makanan ke sana ke mari dengan perutnya yang lapar. Pada musim dingin ini, mereka tak hanya perut kenyang, tapi makanan hangat agar tubuhnya tak kedinginan.
Penyaluran Bantuan Makanan Hangat untuk Gaza
Oleh karena itu, Kasih Palestina hadir menjadi penghubung Palestina dan Indonesia. Melalui kami, jembatan kebaikan terbuka lebar untuk saudara kita di Gaza. Setiap bantuan kami salurkan meskipun jalannya tak selalu mulus. Namun, dengan niat baik dan ketulusan kami serta kehadiran para sahabat Kasih Palestina, setiap kebaikan selalu menemukan jalannya untuk sampai ke tujuan.

Salah satu bantuan yang telah kami sampaikan adalah penyaluran makanan hangat. Penyaluran bantuan ini disalurkan pada 23 Desember 2025 di Kamp Nawa’ Al-Khair di Deir al-Balah, wilayah Gaza bagian tengah sebagai titik persiapan dapur. Sebanyak 1.000 porsi makanan hangat disalurkan kepada 200 keluarga atau sekitar 1.000 orang di lokasi penyaluran.
Setiap paket makanan hangat darimu dimasak langsung di dapur yang berada di lokasi penyaluran agar sampai di tangan saudara kita dengan kualitas yang masih fresh dan baik. Makanan hangat darimu merupakan makanan siap saji berbentuk nasi kemasan yang berisi nasi dengan sayuran dan daging cincang.
Penyaluran bantuan makanan hangat darimu hadir bukan hanya sekedar bantuan pangan, melainkan bentuk perlindungan darurat yang menghadirkan kehangatan, rasa aman dan harapan bagi saudara kita di Gaza saat dikepung dengan krisis. Makanan hangat ini tak hanya pereda rasa lapar, tapi ada gizi baik untuk memberikan kekuatan di setiap suapannya dan suhu yang hangat untuk menyelimuti mereka.

Sahabat, mungkin kebaikanmu tak bisa mereka balas dengan hal yang sama. Tapi ada doa baik yang selalu terucap setiap penyaluran bantuan darimu datang. Tak lupa, ada ucapan syukur yang selalu menyertai doa baik itu. Terima kasih mungkin belum cukup untuk membalas setiap kebaikan darimu. Tapi kita berdoa semoga setiap kebaikan yang datang darimu selalu membawa manfaat untuk mereka dan kebaikan untukmu di dunia dan akhirat.
Sahabat, lanjutkan terus ya kebaikanmu ini. Teruslah mengukir jejak kebaikan dan menginspirasi banyak orang dalam hal memperjuangkan hak-hak saudara kita di Palestina.