Kasihpalestina.com – Kondisi di Gaza pasca gencatan senjata ternyata belum benar-benar membaik. Masalah baru kini muncul, yaitu krisis pangan yang semakin parah. Dari hari ke hari, blokade juga tak kunjung dibuka. Infrastruktur rusak dan pasar-pasar hancur membuat warga kesulitan mencari makan. Itulah sebabnya tim Kasih Palestina di lapangan terus gerak cepat menyalurkan bantuan dari Sahabat Kasih Palestina yang sudah ikut donasi Palestina.
Pada Selasa, 25 November 2025 kemarin, tim Kasih Palestina sampai di kamp pengungsian Kota al Madina, wilayah Al Zawaida, Gaza Tengah. Di sana, ada sekitar 100 keluarga atau kurang lebih 500 orang yang menerima manfaat.

Dokumentasi: Kasih Palestina.
Cuaca saat distribusi berlangsung pun tidak bersahabat. Hujan deras dan angin kencang membuat kamp pengungsian berubah menjadi lautan lumpur.
Baca juga: para pengungsi di gaza terima bantuan paket gizi
Banyak sekali tenda warga yang rembes dan terendam air, sehingga alas tidur, pakaian, hingga barang-barang pribadi mereka basah kuyup. Genangan air di mana-mana sempat menghambat pergerakan tim, namun tim Kasih Palestina tetap mengupayakan yang terbaik agar paket bantuan Nutribag ini sampai ke tangan yang tepat tanpa tertunda.
Bantuan yang dibawa kali ini terdiri dari dua jenis paket untuk tiap keluarga. Pertama, ada Paket Ibu & Anak yang isinya lengkap, mulai dari susu bayi, popok, perlengkapan mandi, sampai pembalut wanita. Barang-barang ini sekarang sangat sulit dicari di Gaza.
Baca juga: Kapal kemanusiaan Indonesia berlayar ke Gaza
Kedua, ada Paket Buah-buahan Segar seperti pisang, apel, pir, dan jeruk, agar daya tahan tubuh warga pengungsian tetap terjaga, terutama anak-anak dan lansia.

Dokumentasi: Kasih Palestina.
Apalagi, saat ini harga makanan di sana naik sampai sepuluh kali lipat. Jadi, paket yang dibeli dari pedagang lokal di Gaza Selatan ini benar-benar menjadi bantuan yang sangat berarti. Apalagi di tengah musim dingin dan hujan, kebutuhan nutrisi dan barang sanitasi seperti ini menjadi prioritas utama.
Alhamdulillah… dari donasi online yang terkumpul di Kasih Palestina, bantuan kita semua bisa langsung berubah jadi manfaat nyata buat anak-anak dan para ibu di kamp pengungsian tersebut.
Warga di Al Zawaida juga bercerita kalau mereka ingin sekali memulai hidup dari awal lagi. Mereka kehilangan rumah, harta benda, hingga pekerjaan. Tapi untuk sekarang, fokus mereka tidak lebih dari bagaimana caranya bisa tetap makan dan tetap sehat. Kebutuhan mendesak seperti obat-obatan, selimut, dan alat pemanas masih sangat banyak diperlukan karena musim hujan dan musim dingin sudah mulai beriringan.
Terima kasih banyak untuk Sahabat Kasih Palestina yang sudah istiqomah mau bantu Palestina. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah yang tak terputus, dan semoga Allah senantiasa melindungi serta memberikan kekuatan bagi saudara-saudara kita di Gaza untuk segera bangkit kembali. Amin ya Rabbal Alamin.