Kondisi Siswa Palestina - Palestine UpdateBerita

Hidup sebagai Siswa di Wilayah Pendudukan Tepi Barat

Kasihpalestina.com –Hidup di bawah pendudukan Israel benar-benar mempersulit jalannya kehidupan warga Palestina, termasuk di wilayah Tepi Barat. Salah satu kesulitannya, dihadapi oleh para siswa Palestina di sana.

Bangunan-bangunan sekolah yang dihancurkan, kurikulum pendidikan yang diubah, dan ancaman kekerasan yang diberikan pemukim ilegal Israel, adalah beberapa episode kehidupan siswa Palestina beserta sektor pendidikan di sana.

Nujood Alan, konselor siswa di Sekolah Perempuan Jabbar dekat Ramallah, harus memastikan para siswanya sampai dengan selamat dan tepat waktu ke sekolah.

“Terkadang ketika saya dalam perjalanan menuju sekolah, saya melihat para siswa berada di sisi jalan, ketakutan. Saya bisa katakan bahwa mereka sudah menunggu lama, jadi saya memberikan mereka tumpangan.”

Banyak dari para siswa yang diikuti oleh tentara Israel atau yang bertemu dengan para pemukim ilegal. Para siswa itu ketakutan.

Baca Juga: Langgar Hak Pendidikan, Zionis Bongkar Dua Karavan Sekolah di Tubas

“Beberapa waktu lalu, seorang pemukim mendekati seorang pelajar kelas 11 dengan mobilnya. Pemukim itu membuka kaca mobilnya dan mulai meneriakkan kata-kata kotor padanya. Ia kembali ke rumah sampai jalanan itu sepi dari pemukim Israel, sebelum akhirnya pergi ke sekolah,” ungkap Feryal Salah selaku kepala sekolah.

Hal yang lebih buruk adalah tindakan-tindakan tersebut yang memengaruhi prestasi akademik para siswa, Alan menjelaskan, “Semua masalah yang mereka hadapi memengaruhi prestasi mereka. Jika kamu sudah bersiap-siap di pagi hari dan kamu tahu bahwa akan ada ketegangan hari itu, lalu kamu akan memutuskan untuk datang terlambat dan akhirnya merasa tertekan. Selama pelajaran pertama pun, pikiranmu akan kemana-mana.”

Permasalahan-permasalahan tersebut meluas hingga ke seluruh wilayah Tepi Barat, di mana sekolah di desa-desa sendiri diserang oleh pemukim, dan pihak sekolah akhirnya harus mengadakan pelatihan untuk mempersiapkan situasi semacam itu.

Itulah sedikit gambaran kehidupan siswa di Palestina dan kondisi sektor pendidikannya, di mana keduanya tidak lepas dari rongrongan para penjajah. (kimikim/kasihpalestina)

Sumber. TRT World

Rek. Donasi: Bank Syariah Mandiri (451): 1001 2016 2 6 a.n Kasih Palestina.

Konfirmasi donasi: Call/SMS/WA: 08 123 2011 55 (WA: http://bit.ly/kasihpalestina)

Ramadan Bersatu untuk Palestina - Kasih PalestinaBerita

Ramadan Menyatukan Kita