Masjid Istiqlal di Gaza - Kasih PalestinaBerita

Di Palestina Masjid Bukan Sekedar Tempat Sholat Berjamaah

Kasihpalestina.com – Manfaat masjid di Palestina bukan hanya sekedar tempat untuk sholat berjamaah atau tempat kajian-kajian keislaman seperti di Indonesia. Seperti halnya ketika zaman Rasululullah dan sahabat memulai peradaban Islam, masjid di Palestina menjadi pusat  kehidupan, pendidikan, peradaban dan perjuangan.

Masjid-masjid di Palestina menjadi sumber kekuatan bagi penduduknya dalam melawan penjajahan yang sampai hari ini masih berlangsung. Karena itu tidak sedikit masjid-masjid di Palestina menjadi sasaran penghancuran oleh Zionis Israel.

Zionis Israel meyakini hancurnya masjid-masjid Palestina dan penguasaan seutuhnya terhadap aturan-aturan masjid secara tidak langsung akan menghentikan regenerasi mujahid-mujahid di Palestina. Karena itu, hingga saat ini, Zionis Israel terus mencoba menguasai masjid-masjid Palestina yang ada di Al-Quds, Tepi Barat, termasuk Masjid Al-Aqsha.

Masjid Istiqlal di Gaza - Kasih Palestina

Sedangkan di Gaza, di perlakukan blokade, juga penghancuran melalui serangan udara terhadap masjid-masjid yang ada di sana.

Meski begitu gencar penghancuran yang Israel lakukan, masih ada masjid yang kokoh berdiri di Gaza, salah satunya di Provinsi Khan Yunis, Gaza bagian selatan. Provinsi yang memiliki kurang lebih 50.000 penduduk ini hanya punya satu masjid besar, namun kondisinya jauh dari kata layak untuk tempat beribadah, sehingga banyak santri-santri penghafal Alquran tidak melanjutkan hafalannya.

Berikut manfaat salah satu masjid di Palestina, yang tidak hanya sekedar tempat sholat, salah satunya adalah Masjid Istiqlal Indonesia yang berada di Khan Yunis, Gaza – Palestina.

Pertama, Masjid di Palestina adalah sumber Penghafal Alquran

Masjid Amiin Al-Umah Abu Ubaidah Amir bin Jarah yang kini bernama Masjid Istiqlal Indonesia, yang di amanahkan penduduk Palestina kepada bangsa Indonesia untuk di Bangun kembali, telah melahirkan 400 lebih hafiz dan hafizah. Setiap tahunya terus lahir puluhan ratusan hafiz dan hafizah dari masjid yang memiliki seng bocor, dan tembok runtuh itu.

Kedua, Masjid di Palestina adalah tempat sholat dan pemakaman Syuhada

Masjid Istiqlal di Gaza- Kasih Palestina

“Kami sholat 6 waktu dalam sehari; subuh, zuhur, asar, magrib, isa, dan jenazah” – Penduduk Gaza

Ya begitulah kondisinya di Palestina, hingga kini keadaan itu masih menjadi gambaran yang relevan. Dan masjid yang menjadi tempat untuk penduduk Gaza mensholatkan jenazah syuhada. Jangan bayangkan hanya beberapa shaf dalam sholat tersebut. Jemaah sholat jenazah di Gaza sama halnya sholat jumat jumlahnya.

Ketiga, Masjid di Palestina menjadi pusat perjuangan

Masjid Istiqlal di Gaza- Kasih Palestina

Sahabat tentu familiar dengan Syekh Ahmad Yasin. Syekh Ahmad Yasin adalah pendiri gerakan Islam yang melakukan perlawanan terhadap penjajah Zionis di Gaza. Beliau juga pemimpin spiritual organisasi paramiliter Islam Palestina.

Syekh Ahmad Yasin adalah pribadi yang tidak pernah lepas oleh masjid. Seperti yang di kisahkan saat-saat akhir hidupnya;

Keadaannya saat itu begitu mengkhawatirkan, sampai-sampai istri Syekh Yasin mengatakan kepada beliau, “Malam ini nampaknya sangat berbahaya, sebaiknya Antum solat ‘Isya di rumah saja…”

“Kenapa kamu suruh saya solat di rumah? Hanya karena pesawat dan helikopter itu? Kalau memang saya harus mati syahid malam ini, malam inilah yang saya tunggu-tunggu seumur hidup saya. Insya Allah, saya akan mati syahid malam ini…” ungkap Syekh Yasin.

Seusai menunaikan solat ‘Isya berjamaah, Syekh tidak langsung pulang ke rumah. Syekh Yasin memutuskan malam itu beri’tikaf di masjid sampai datang waktu subuh. Sesaat keluar dari masjid selepas berjamaah Subuh, Zionis Israel membombardir Syekh Ahmad Yasin.

Bagitu pentingnya masjid di Palestina, terutama di Gaza. Namun, masjid-masjid hancur di sana sehingga sulit untuk kembali dibangun akibat dampak krisis yang berkepanjangan di Gaza. Karena itu, Masjid Amiin Al-Umah Abu Ubaidah Amir bin Jarah di amanahkan oleh penduduk Palestina kepada bangsa Indonesia untuk kembali dibangun dengan nama Masjid Istiqlal Indonesia.

Bagi sahabat yang ingin mengambil peran membangun masjid di dunia untuk pra syuhada, sekaligus membangun rumah di surga, dapat membantu melalui donasi di rekening di bawah ini:

Rekening donasi Pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza – Palestina

Bank Syariah Mandiri (451): 500 600 888 9
a.n Kasih Palestina

Konfirmasi donasi:
Call/SMS/WA: 08 123 2011 55
(Klik untuk informasi melalui Whats App)

Semoga keberkahan bumi Palestina menyertai dalam setiap aktifitas Anda dan keluarga. Aamiin.