Wanita Gaza Buat Riasan Prostetik-Kasih PalestinaBerita

Wanita Gaza Kejar Mimpinya dengan Buat Riasan Prostetik

Kasihpalestina.com – Memilih bidang yang masih jarang bukan sesuatu yang mustahil bagi warga Palestina di wilayah pemblokadean Jalur Gaza. Seperti seorang wanita, yang tertarik dengan efek riasan khusus (riasan prostetik).

Sejak kecil, Mariam Salah (22) telah tertarik dengan film, khususnya film laga dan horor. Putri dari Hasan Salah, seorang pembuat film dan sutradara teater ini, tertarik dengan pencitraan dan tipuan visual.

Menginjak usia 12, Mariam memulai pembuatan efek riasan khususnya sendiri (SFX), sebuah keinginan besar yang kemudian membawanya ke bangku pendidikan tinggi, di mana pada tahun 2017 ia lulus dari jurusan seni rupa Universitas Al-Aqsha di Gaza.

Salah merupakan seniman dengan sejumlah pameran dan telah mencoba grafiti, ia memiliki jangakauan yang luas. Akan tetapi, riasan SFX tetaplah kegemarannya. Hanya satu tahun setelah kelulusannya, dia sudah dikenal di bidang lokal.

Bidang yang digeluti kecil dan otodidak. Salah hanyalah satu dari segelintir perempuan Gaza yang mencoba menjadikan riasan SFX sebagai profesi, dan mereka semua harus belajar sebuah keahlian yang sulit dan mahal.

Baca Juga: Kementerian: Anak-anak Palestina Jadi Sasaran Teror oleh Israel

Wanita Gaza Buat Riasan Prostetik-Kasih Palestina
Keterangan Gambar : Cara Pembuatan Riasan Prostetik
Wanita Gaza Buat Riasan Prostetik-Kasih Palestina
Keterangan Gambar : Cara Pembuatan Riasan Prostetik

Mereka semua, selain itu, telah menghadapi rintangan yang paling berat untuk mewujudkan mimpi mereka, di mana pembatasan diterapkan terhadap impor ke Gaza oleh Israel.

Blokade Israel yang telah berlangsung lebih dari satu dekade di Gaza, telah mempengaruhi segala aspek kehidupan di sana, termasuk untuk para seniman. Dan banyak dari bahan-bahan spesifik yang dibutuhkan dalam bidang SFX – dari getah (latex), sampai lem dan topeng – telah dilarang masuk oleh Israel.

Salah tidak menyerah, bagaimanapun. Dia akan menggunakan tepung, lilin, dan peralatan kantor untuk mengganti bahan-bahan yang tidak bisa diimpor, lalu belajar, melalui berbagai percobaan dan gagal.

Kegagalan dan rintangan hanyalah bagian dari perjalanan, maka Salah tidak pernah menyerah dalam mewujudkan mimpinya untuk menjadi seorang perias SFX. (kimikim/kasihpalestina)

Sumber. Electronic Intifada

Rek. Donasi: Bank Syariah Mandiri (451): 1001 2016 2 6 a.n Kasih Palestina
Konfirmasi donasi: Call/SMS/WA: 08 123 2011 55 (WA: http://bit.ly/kasihpalestina)