Kasihpalestina.com – Seorang pasien kanker asal Palestina dikenai 13 bulan penjara oleh pengadilan Israel. Tidak hanya itu, otoritas penjara juga mencegah para tahanan Palestina yang tengah sakit dari mendapatkan perawatan medis dan tidak mengizinkan mereka untuk menjalani operasi darurat, dilansir dari Presstv.com.

Pada hari Minggu (4/11), pangkalan militer Salem di sisi utara Tepi Barat yang diduduki, mengeluarkan putusan terhadap Ali Mahmoud Hanoun (22), yang terkena penyakit leukemia, dilaporkan oleh Perhimpunan Tahanan Palestina (Palestinian Prisoners Society (PPS).

Pengadilan juga memerintahkan Hanoun, seorang penduduk Qalqiliya, Tepi Barat bagian barat laut, untuk membayar denda sebesar 3 ribu syekel (USD 812).

Sementara itu, dirinya ditangkap oleh tentara militer Israel dalam operasi di bulan Maret.

Otoritas Israel mengklaim bahwa tes medis yang dilakukan Hanoun setelah penahanannya, menunjukkan bahwa dia tidak lagi menderita penyakit leukemia.

Baca juga: Kementerian Kesehatan Ingatkan Adanya Krisis Obat-obatan di Jalur Gaza

Selain itu, pada 10 Agustus, ayah dari seorang tahanan Palestina menyalahkan Layanan Penjara Israel (Israel Prison Service), biasanya terkenal dengan akronim Shabas, karena dengan sengaja mengabaikan kondisi medis putranya yang memburuk dan menunda persetjuan operasi, menurut Pusat Informasi Palestina (Palestinian Information Center).

Azmi Annafaa telah ditahan di penjara-penjara Israel sejak 2015. Ia adalah warga lokal di Jenin, Tepi Barat bagian utara, tengah menderita luka akibat peluru di rahangnya, dan sangat membutuhkan operasi sebelum wajahnya cacat.

Pasien Kanker Dipenjara Israel-Kasih Palestina
Pasien Kanker Palestina Ditahan selama 13 Bulan di Penjara Israel. Keterangan foto: Azmi Annafaa. (Sumber. Press TV)

Dirinya terluka di tahun 2015, ketika tentara Israel menyerang mobilnya dengan peluru di dekat pos pemerikasaan Za’atara, bagian selatan Nablus, terletak kurang lebih 49 kilometer (30 mil) bagian utara Yerusalem (Al-Quds).

Azmi ketika itu dituduh membenturkan mobilnya dengan sengaja ke sekelompok tentara Israel di pos pemeriksaan. Sebuah pengadilan militer Israel memvonisnya hingga 20 tahun penjara. (kimikim/kasihpalestina)

Rek. Donasi: Bank Syariah Mandiri (451): 1001 2016 2 6 a.n Kasih Palestina
Konfirmasi donasi: Call/SMS/WA: 08 123 2011 55 (WA: http://bit.ly/kasihpalestina)