Al-Aqsha Kiblat Pertama Umat Muslim-Kasih PalestinaAl-Aqsha

Al-Aqsha, Kiblat Pertama Umat Muslim

Kasihpalestina.com – Dalam edisi-edisi ensklopedia sebelumnya, banyak dibahas mengenai Al-Quds dan Al-Aqsha dari buku-buku ensklopedia kepalestinaan. Kali ini, Kasih Palestina akan mengangkat pembahasan mengenai keduanya menurut hadis arbain karya Syekh DR. Muraweh Mousa Naser Nassar, terutama berkaitan dengan arah kiblat dan perpindahannya.

Seperti yang sudah sering dibahas di umum bahwa Masjid Al-Aqsha merupakan kiblat pertama umat Muslim sebelum beralih ke Masjidil Haram. Itu memang benarlah adanya dan dijelaskan dalam hadis Al-Bukhari (4492), Muslim (525, 12), At-Tirmizi (340), serta sejumlah hadis lainnya, dengan bunyi:

Dari Al-Barra’, bahwa Nabi Saw. ketika pertama kali tiba di Madinah, beliau singgah kepada nenek moyangnya atau paman-pamannya dari Anshar. Dan beliau melakukan salat menghadap ke Baitul Maqdis selama enam belas bulan atau tujuh belas bulan. Baitul Maqdis dijadikan kiblat sebelum Kakbah membuat beliau takjub. Salat pertama yang beliau lakukan adalah salat Asar, dilakukan bersama kaumnya. Salah seorang yang salat bersama beliau keluar dari masjid menemui para jemaah masjid ketika sedang posisi rukuk seraya berkata: “Saya bersaksi dengan nama Allah, saya telah salat bersama Rasulullah Saw. menghadap ke Mekah, maka mereka pun memutar arah menghadap Kakbah. Dalam riwayat lain, saya mendengar Al-Barra’ r.a. berkata: “Kami salat bersama Nabi Saw. menghadap Baitul Maqdis enam belas atau tujuh belas bulan kemudian merubah arah menghadap kiblat.”

Baca juga: Pemukim Ilegal Israel Cegah Masuknya Barang-barang ke Gaza

Lalu, ketika akhirnya kiblat dipindahkan, peristiwa tersebut juga terdapat di dalam hadis.

Dari Al-Barra’ berkata, ketika Rasulullah Saw. datang di Madinah salat menghadap ke Baitul Maqdis selama enam belas atau tujuh belas bulan. Waktu itu beliau berharap jika menghadap ke Kakbah, kemudian Allah menurunkan ayat “Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai,” (QS. Al-Baqarah: 144). Kemudian asar. Setelah itu seorang sahabat keluar menghampiri orang Anshar yang sedang salat lalu berkata: dia bersaksi bahwa ia salat bersama Rasulullah Saw. menghadap ke Kakbah, mereka pun mengubah arah kiblat padahal mereka sedang rukuk salat Asar. (Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari (7252), dll)

Itulah dua hadis yang menjelaskan mengenai Al-Aqsha dan Baitul Maqdis, terutama mengenai arah kiblat pertama umat Muslim. Semoga menjadi pengetahuan baru atau kembali mengingatkan kita semua, betapa pentingnya Al-Aqsha dan Baitul Maqdis di dalam Islam, sehingga sudah sepatutnya bagi kita untuk berjuang secara maksimal dalam menjaganya. Wallahualam. (kimikim/kasihpalestina)

Rek. Donasi: Bank Syariah Mandiri (451): 1001 2016 2 6 a.n Kasih Palestina
Konfirmasi donasi: Call/SMS/WA: 08 123 2011 55 (WA: http://bit.ly/kasihpalestina)