Tak Kehilangan Harapan, Meski Israel Telah Renggut Kaki KirinyaArtikel

Tak Kehilangan Harapan, Meski Israel Telah Renggut Kaki Kirinya

 

 Tak Kehilangan Harapan, Meski Israel Telah Renggut Kaki Kirinya

Keterangan foto: Abdulrahman Nofal (11) kehilangan kakinya setelah ditembak oleh tentara Israel. (Sumber. Middle East Monitor)

Kasihpalestina.com – Besarnya semagat yang dimiliki anak-anak Palestina, menjadi salah satu inspirasi luar biasa bagi banyak orang. Jika itu kita, apa masih mungkin untuk kembali berjuang setelah kehilangan sesuatu yang berharga? Abdulrahman Nofal menjadi salah satu contoh anak Palestina yang tak putus asa, ketika peluru Israel “merenggut” kaki kirinya.

Nofal ditembak dengan peluru (live ammunition) oleh tentara Israel, dalam aksi protes di perbatasan Jalur Gaza pada 17 April 2018 lalu. Setelah dibawa ke rumah sakit di Ramallah, para dokter yang menangani Nofal terpaksa harus mengamputasi kakinya.

Beruntunglah, tiga pekan lalu, Nofal bisa berangkat ke Amerika Serikat (AS) untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih baik. Dibantu oleh lembaga Palestine Children’s Relief Fund (PCRF).

Yanke Bionic, seorang penyedia layanan ortopedi dan prostetik di Ohio, memberikan Nofal perawatan bebas biaya dan sebuah kaki palsu.

Baca juga: Ketangguhan Wanita-wanita Palestina Lahirkan Generasi Luar Biasa

Akhirnya bocah 11 tahun asal Palestina yang kehilangan kaki itu, dapat belajar kembali berjalan dengan kaki barunya. Di negara bagian AS, Ohio, ia mengambil langkah pertamanya pada Rabu (5/9).

Bocah yang juga begitu suka berenang dan berprestasi di sekolahnya ini, memulai kembali lembar baru di hidupnya. Semoga ia terus bersemangat dan dapat memberikan “karya” terbaik untuk kebebasan negeri tercinta, Palestina. (kimikim/kasihpalestina)

Sumber. Middle East Monitor

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi pengiriman & informasi lebih lanjut): 08123 2011 55