Krisis Dapat Memburuk, Apabila UNRWA Kekurangan DanaBerita

Krisis Dapat Memburuk, Apabila UNRWA Kekurangan Dana

 

 Krisis Dapat Memburuk, Apabila UNRWA Kekurangan DanaSumber foto. Google (ilustrasi)

Kasihpalestina.com – Belum lama, pemerintahan Donald Trump mengumumkan akan menghentikan seluruh dana bantuan terhadap UNRWA, lembaga PBB untuk pengungsi Palestina.  Krisis akan semakin memburuk apabila kondisinya seperti ini.

Dilansir dari Aljazeera.com, Amerika Serikat (AS) merupakan tiga donatur utama untuk lembaga PBB tersebut. Sebelum keputusan tersebut, AS sudah memotong dana bantuan sebanyak USD 305 juta dan menyebabkan UNRWA dalam kondisi keuangan yang sangat buruk.

Sejumlah negara termasuk Jerman dan Yordania, mengingatkan dampak berbahaya dengan adanya penghentian pemberian dana bantuan tersebut.

Peran UNRWA dalam membantu para pengungsi begitu krusial. UNRWA memberikan bantuan kesehatan, pendidikan dan makanan untuk jutaan pengungsi, baik yang berada di dalam Palestina maupun negara-negara tetangga.

Baca juga: GAZA SKY GEEKS : TIDAK ADA BLOKADE DI INTERNET

Penjajah Israel pun memberikan tanggapan atas keputusan Trump. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mendukung keputusan yang telah dibuat tersebut, yang disebut-sebut oleh warga Palestina sebagai sebuah “serangan”.

Jerman telah memperingatkan akan “reaksi berantai yang tidak terkendali”, apabila lembaga kemanusiaan UNRWA dipaksa untuk ditutup.

Dilansir dari English.pnn.ps, krisis akan terus memburuk apabila para penjajah tetap mengganggu warga, seperti yang belum lama ini dilakukan oleh penjajah Israel di Lembah Jordan, Tepi Barat.

Israel berdalih melalui Administrasi Sipil Israel dengan mengirimkan pemberitahuan kepada seorang warga Palestina, bahwa 70 pohon zaitun miliknya akan ditebang. Mereka beralasan bahwa tanah milik Najib Turki Faqha itu merupakan daerah arkeologis.

Moataz Bisharat, pejabat Palestina yang bertanggung jawab di permukiman Israel di Lembah Jorban, menekankan bahwa tentara Israel mengambil-alih puluhan hektar tanah milik warga Palestina di daerah tersebut, agar para pemukim ilegal dapat membangun permukiman ilegal baru.

Sementara lahan tersebut sangatlah berharga bagi warga. Pohon-pohon zaitun itu dapat membantu perekonomian warga yang telah kesulitan akibat adanya pendudukan Zionis Israel. (kimikim/kasihpalestina)

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi pengiriman & informasi lebih lanjut): 08123 2011 55