80 Pemukim Ilegal Israel Serbu Kompleks Masjid Al-AqshaAl-Aqsha

80 Pemukim Ilegal Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsha

 

80 Pemukim Ilegal Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsha

Keterangan foto: sejumlah pemukim Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsha pada Rabu, 9 November 2016. (Sumber. Shiitenews)

Kasihpalestina.com – Sebanyak 80 pemukim ilegal Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsha pada Minggu (26/8). Selama penyerbuan mereka dijaga secara ketat oleh tentara Israel, yang membawa 4 pekerja Palestina untuk organisasi amal di Yerusalem (Al-Quds) ketika penyerbuan.

Melansir dari Presstv.com, tindakan tersebut dianggap sebagai penyerbuan di bawah perjanjian tahun 1967 antara Israel dan Yordania yang merupakan pemelihara masjid. Menurut kesepakatan, para jemaah non Muslim dapat mengunjungi situs namun dilarang beribadah di sana. Bagaimanapun, Tel Aviv sering kali mengizinkan para jemaah masuk ke situs dan melakukan ritual keagamaan yang bertentangan dengan kesepakatan.

Sementara itu, tentara Israel membawa paksa empat warga Palestina yang bekerja untuk Organisasi Wakaf Islam ketika penyerbuan di kompleks masjid pada hari Sabtu (25/8)/ Mereka menargetkan para pekerja organisasi Komite Rekonstruksi Al-Aqsha.

Organisasi Pusat Media Internasional Timur Tengah yang dikelola Palestina menyebutkan nama-nama yang menjadi target sebagai: Issa Dabbagh, Bassem Zghayyar, Jom’a Manasra dan Hamad Alqam. Dikabarkan bahwa empat orang tersebut dibawa paksa ketika sedang bertugas ke pusat interogasi dan penahanan Al-Qashla, Kota Tua, Yerusalem (Al-Quds).

Organisasi Wakaf dipercaya untuk mengendalikan dan mengatur gedung Islam tersebut dan di sekitar kompleks masjid. Ini bukanlah kali pertama tentara Israel menargetkan orang-orang. Bulan Juli lalu, dilaporkan juga bahwa tentara Israel mencuri sejumlah besar dokumen rahasia milik organisasi tersebut.

Baca juga: KASIH PALESTINA TUNAIKAN AMANAH UNTUK KELUARGA SYUHADA

Kepala Pusat Internasional Al-Quds Hassan Khater, pernah mengatakan bahwa perampasan itu selama 3 hari setelah terjadi baku tembak yang dilaporkan pada 14 Juli di dekat lokasi.

Israel menutup seluruh kompleks masjid setelah insiden yang dituduhkan, mendorong protes internasional dan aksi demonstrasi warga Palestina yang dibalas dengan tanggapan mematikan dari Zionis Israel.

Secara terpisah dikabarkan bahwa tentara Israel juga telah menyerang dan menahan 68 pekerja Palestina di kota Al-Khalil (Hebron), bagian selatan Tepi Barat yang diduduki. (kimikim/kasihpalestina)

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi pengiriman & informasi lebih lanjut): 08123 2011 55