Setelah Ditutup Beberapa Waktu, Israel Akan Buka Perbatasan dengan PersayaratanBerita

Setelah Ditutup Beberapa Waktu, Israel Akan Buka Perbatasan dengan Persayaratan  

 

Kasihpalestina.com – Israel akan kembali membuka gerbang perbatasan utama Gaza, Kerem Shalom, dan memperluas zona melaut pada hari Selasa (24/7), apabila jeda dalam ketegangan lintas-perbatasan berlanjut setelah gencatan senjata dengan Hamas. Hal tersebut disampaikan oleh menteri keamanan Israel, dilansir dari Middleeastmonitor.com.

Israel menutup gerbang perbatasan Kerem Shalom dan mengurangi wilayah melaut warga Gaza menjadi 11 km (6 mil) dari 17 km (9 mil) pada Senin (9/7). Penjajah berdalih bahwa hal tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggapan, atas diterbangkannya balon helium dan layang-layang yang dibakar oleh warga Palestina sebagai bagian dari protes di perbatasan.

“Jika hari ini dan besok terlihat kelanjutan situasi seperti hari kemarin, maka pada Selasa (24/7), kami akan melanjutkan aktivitas rutinan kami di sini di Kerem Shalom (gerbang perbatasan) dan mengembalikan zona melaut seperti sedia kala,” ucap Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman.

Semenjak aksi damai di perbatasan Gaza berlangsung, sedikitnya 140 warga Palestina telah dibunuh oleh tentara Israel, dengan dalih penjagaan perbatasan.

Baca juga selengkapnya: http://kasihpalestina.com/2018/07/20/sebanyak-2000-truk-barang-kebutuhan-dilarang-masuk-ke-jalur-gaza/

Kerem Shalom adalah jalur utama ekspor-impor bagi 2 juta warga Gaza. Selama penutupan gerbang, bantuan kemanusiaan masih diizinkan masuk menjadi 140 truk sehari dari sekitar 1.000 sampai 1.100 truk per harinya.

Blokade selama 12 tahun telah menjadikan Gaza sebagai tempat paling tak layak huni. Setelah Israel menutup jalur keluar-masuk utama Kerem Shalom, kondisi di Jalur Gaza mengalami situasi yang memburuk. (kimikim/kasihpalestina)

 

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi pengiriman & informasi lanjutan): 08123 2011 55