Pasca Perang di Jalur Gaza Tahun 2014Artikel

Pasca Perang di Jalur Gaza Tahun 2014  

 

Kasihpalestina.com – Operasi yang diluncurkan Israel ke wilayah Jalur Gaza pada bulan Juli 2014, atau disebut serangan gencar 51 hari, menyebabkan lebih dari 2.000 orang meninggal dunia, mayoritas anak-anak, dan ratusan orang kehilangan rumah. Mereka hidup di sekolah-sekolah milik UNRWA atau tenda-tenda.

Meski peristiwa tersebut telah berlalu empat tahun lamanya, peristiwa itulah yang menjadi penyebab paling besar krisis yang dialami warga Gaza hari ini. Dua tahun setelah peristiwa itu, lebih dari 70 ribu warga Gaza masih tunawisma dan menunggu bantuan diberikan untuk membangun kembali area tersebut.

Pasca Serangan 51 Hari

Ketika itu, setelah perang usai, warga mulai meninggalkan barak-barak pengungsian dan tempat perlindungan milik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Lebih dari 20 ribu rumah diperkirakan tidak bisa ditinggali, disebabkan tembakan dan serangan udara Israel, di mana mereka mengklaim bahwa target para penjajah hanyalah tempat-tempat “teroris” yang digunakan Hamas untuk tujuan militer. Sementara itu, para pekerja berlomba menghindari krisis kemanusiaan dengan memperbaiki saluran air dan saluran listrik yang rusak.

Menurut lembaga PBB UNRWA (United Nations Relief and Work Agency), lebih dari 300 ribu warga Gaza berlindung di sekolah-sekolah dan 500 ribu warga terlantar akibat peristiwa tersebut. Pierre Krähenbühl, Komisaris Jenderal UNRWA, menarik USD 295 juta dari dana bantuan internasional untuk proses pemulihan wilayah.

“Selama seminggu ketika anak-anak semesetinya memulai tahun ajaran baru sekolah, mereka malah menghadapi keresahan, ketakutan, dan penderitaan yang berkepanjangan,” ucapnya.

Pejabat kesehatan Palestina mengatakan bahwa 2.130 orang, kebanyakan dari mereka adalah orang sipil, termasuk lebih dari 490 anak, telah terbunuh di Gaza sejak Israel meluncurkan serangan di tanggal 8 Juli.

Korban tewas dari pihak Israel adalah 64 tentara dan 6 warga sipil, termasuk anak laki-laki berusia 4 tahun. Tentara Israel mengklaim bahwa lebih dari 3.700 roket ditembakkan ke Israel. (kimikim/kasihpalestina)

Perang Gaza 2014 dalam angka:

  • Warga Palestina yang terbunuh: 2.139
  • Anak Palestina yang terbunuh: 490
  • Tentara Israel yang terbunuh: 64
  • Sipil Israel yang terbunuh: 6
  • Anak Israel yang terbunuh: 1
  • Warga Palestina yang terluka: 11.000
  • Anak Palestina yang terluka: 3.000
  • Penduduk Gaza yang terlantar: hingga 500.000
  • Rumah hancur di Gaza: 20.000

 

Sumber. Middleeastmonitor.com, Independent.co.uk

 

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi & informasi lanjutan): 08123 2011 55