GazaBerita

Mladenov Kembali Ingatkan Krisis yang Menimpa Jalur Gaza

Keterangan foto: krisis di Gaza telah melumpuhkan banyak sektor kehidupan. (Sumber. Maan News)

Kasihpalestina.com – Krisis yang terjadi di Gaza kembali diingatkan dengan adanya pernyataan dari Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah, Nikolay Mladenov. Ia mengatakan pada hari Rabu (25/7) bahwa wilayah pemblokadean Jalur Gaza berada di ambang batas akibat sejumlah keruntuhan sosial dan ekonomi.

Dilansir dari Maannews.com, Mladenov menekankan bahwa setengah populasi Gaza menderita akibat pengangguran dan pelayanan-pelayanan dasar yang begitu kewalahan.

Mladenov menyambut rekomendasi Dewan Bank Dunia untuk mengalokasikan USD 90 juta, meningkat dari tahun lalu yang berjumlah USD 55 juta, sebagai tanggapan atas situasi ekonomi di wilayah pendudukan Palestina, khususnya di Jalur Gaza.

Baca juga: Aksi Nyata Tolak Penjajahan Israel di Kejuaraan Bela Diri Judo

 

“Peningkatan signifikan dari dana ini masuk di waktu-waktu krusial, ketika campur tangan darurat diperlukan untuk mencegah pembaruan konflik juga untuk meningkatkan peluang-peluang ekonomi Palestina dan mata pencaharian,” ungkap Mladenov.

Mladenov menambahkan bahwa alokasi ini akan digunakan dalam kemitraan Otoritas Palestina (Palestinian Authority (PA)) untuk mendukung intervensi utama, termasuk penciptaan lapangan kerja melalui rehabilitasi infrastruktur cash-for-work dan rehabilitasi padat karya, menunjukkan bahwa jenis bantuan seperti ini sangatlah dibutuhkan saat ini.

Sebagai tambahan, Mladenov mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (24/7) untuk mempertimbangkan kembali keberlangsungan dana bantuan yang diperlukan lembaga PBB UNRWA, yang membantu para pengungsi Palestina.

Mladenov menyebut krisis finansial UNRWA, yang saat ini membutuhkan sekitar USD 217 juta untuk mempertahankan kinerjanya sepanjang tahun 2018, dan menggambarkannya sebagai masalah yang serius.

Di Gaza, di mana pengangguran merupakan yang tertinggi di dunia akibat lamanya blokade Israel, hampir satu juta pengungsi Palestina bergantung pada bantuan makanan yang disalurkan UNRWA – sepuluh kali lipat dari jumlah pengungsi yang membutuhkan dukungan semacam itu di tahun 2000.

Lembaga UNRWA juga memberikan bantuan pendidikan kepada lebih dari 47 ribu pengungsi Palestina di negara yang dilanda perang. (kimikim/kasihpalestina)

 

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)

Call Center (konfirmasi pengiriman & informasi lanjutan): 08123 2011 55