Ketika Orang-orang Masyhur Berbicara Mengenai PalestinaArtikel

Ketika Orang-orang Masyhur Berbicara Mengenai Palestina

Kasihpalestina.com – Isu yang berkaitan dengan Palestina, terutama mengenai Masjid Al-Aqsha dan Kota Baitul Maqdis, telah menjadi perbincangan banyak pihak dari zaman dahulu hingga hari ini. Melansir dari buku Ensiklopedia Palestina Bergambar yang ditulis oleh Dr. Thariq As-Suwaidan, sejumlah orang masyhur telah memberikan pernyataan terkait isu dunia tersebut.

  • “Kami sampaikan dan serukan kepada setiap muslim di dunia bahwa Quds (Baitul Maqdis) dan Al-Aqsha berada dalam bahaya. Ya Allah! Maka saksikanlah!” (Khatib Masjid Al-Aqsha)
  • “Selama Quds dan Al-Aqsha berada dalam bahaya, kita tidak akan bisa tidur. Bagaimana orang yang menantikan janji hari raya nan bahagia bisa tidur; janji bertemu Al-Haq.” (Raid Shalah, pemimpin gerakan Islam di tanah Palestina 1948)
  • “Quds dan Palestina adalah tanah Isra Mikraj yang di sana kaum muslim rela menumpahkan darah, melakukan pengorbanan, dan berjuta-juta syuhada (martir) berguguran sejak fajar Islam. Ia adalah tanah yang dicintai setiap muslim. Janji Allah Swt akan kemerdekaan Palestina pasti akan terwujud.” (Syekh Abdullah Ali Muthawwi, pemimpin Organisasi Reformasi Sosial Kuwait)
  • “Ayah dan ibuku menjadi tebusan bagimu, oh… tanah Isra Rasulullah Saw. Betapa mulia kedudukanmu di dalam jiwa kami, oh masjid nan tertawan! Betapa besar dan agung kesucianmu! Betapa besar kerinduanku untuk salat di tempatmu, sementara kau dalam kondisi merdeka dan bebas!” (Da’iyah Zainab Ghazali)
  • “Illahi! Habis sudah seluruh upayaku untuk membela agama-Mu, hingga yang tersisa hanya memohon kepada-Mu, berpegangan pada tali-Mu dan bersandar pada karunia-Mu. Engkaulah yang mencukupi keperluan kami, dan (Engkaulah) sebaik-baik pelindung.” (Shalahuddin Al-Ayyubi)
  • “Setiap kali mendengar berita aksi mati syahid, mengetahui kerugian-kerugian besar yang terjadi di barisan kaum penjajah, saya yakin anak sayalah yang melancarkan aksi besar itu, lalu saya bersujud syukur kepada Allah Swt yang telah memberikan kemuliaan besar ini pada saya, juga membimbing anak saya untuk melakukan aksinya yang berani.” (Haji Fathi Farahat, ayah seorang pemuda pelaku aksi jihad, Muhammad, 17 tahun)
  • “Jika saya kehilangan kedua anak saya dan tidak bisa lagi mendekap keduanya di dada saya, toh saya sudah terhibur karena tanah Palestina mendekap keduanya. Ia adalah tanah suci yang diberkahi, juga ibu bagi siapapun juga.” (Seorang ibu Palestina yang kehilangan kedua anaknya)

Baca juga:  http://kasihpalestina.com/2018/07/20/kasih-palestina-salurkan-donasi-dalam-tajuk-untaian-kasih-indonesia-untuk-palestina/

Itulah beberapa pernyataan dari jutaan ungkapan yang ada mengenai Palestina dan perjuangan-perjuangan yang telah dilakukan oleh para “pahlawan sesungguhnya”. Di luar sana, masih banyak ungkapan hati dari mereka yang mencintai Palestina dan masjid sucinya Al-Aqsha. (kimikim/kasihpalestina)

 

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi pengiriman & informasi lanjutan): 08123 2011 55