Gaza Tak Mampu Rayakan Idul Adha Karena Pemblokadean IsraelArtikel

Kenapa Anda Harus Salurkan Hewan Kurban ke Palestina?

Oleh Slamet Parsono

Tahukah Anda keberkahan seperti apa yang didapat ketika kita menyalurkan hewan kurban untuk masyarakat Palestina? Tentu semua telah paham bahwa untuk mendapat pahala dan keridhoan Allah SWT tidak perlu jauh-jauh berkurban untuk Palestina. Namun, jika daging hewan kurban yang kita salurkan itu tepat sasaran bahkan ke tempat yang diberkahi oleh Allah, maka ganjarannya adalah pahala yang berlipat ganda.

Begitupun dengan kita berkurban untuk rakyat Palestina yang sampai hari ini masih mengalami penjajahan oleh zionis Israel, maka insya Allah pahala kita akan dilipatgandakan. Menurut Direktur International Aqsha Institute (IAI) Ahmad Musyafa Lc, berkurban dimana pun memiliki pahala yang besar di sisi Allah. Namun, jika kita melakukannya untuk saudara-saudara Muslim kita yang sedang terjajah dan membutuhkan sekali bantuan, maka itu akan menjadi berkah yang luar biasa. Di akhir zaman umat Islam seluruhnya diperintahkan untuk hijrah. Berdasarkan hadist Rasulullah SAW, sebaik-baiknya tempat untuk berhijrah adalah di Palestina, Baitul Maqdis.

“Palestina dalah negeri yang diberkahi oleh Allah. Palestina disebutkan enam kali di Alquran dna juga berbagai hadist. Ketika kita beramal yang agung untuk negeri yang agung di negeri yang agung, maka pahala yang akan kita dapatkan pun begitu agung,” ungkap Ahmad Musyafa.

Di Palestina terdapat Masjidil Aqsha tempat dimana Nabi Muhammad SAW melaksanakan perintah Isra Mi’raj dari Allah SWT. Keberkahan berkurban akan lebih terasa ketika kita mengikuti syariat yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim SAW. Nabi Muhammad ketika hijrah dari Masjidil Aqsha hingga langit ketujuh bertemu dengan seluruh nabi secara fisik. Namun hanya Nabi Ibrahim yang menitipkan salam kepada Muhammad untuk disampaikan kepada umat akhir zaman umatnya Muhammad. Karena itu, setiap kita salat di dalamnya selalu bersalawat kepada dua nabi agung itu yaitu Muhammad dan Ibrahim.

Kenapa kita harus menyalurkan hewan kurban untuk Palestina? Pertanyaan itu sebenarnya sudah terjawab di atas. Palestina yang hingga hari ini dijajah oleh zionis Israel kondisinya berbeda dengan negara-negara lain, termasuk kita di Indonesia.  Di Indonesia memang ada beberapa wilayah yang sedang mengalami konflik, namun hal itu masih bisa dibantu oleh saudara-saudara terdekat di dalame negeri. Sedangkan memiliki banyak keterbatasan karena mereka tidak bisa mengandalkan penduduk yang lain karena sama-sama dijajah. Masyarakat Palestina tidak mempunyai pemerintahan yang kuat. Pertanian dan peternakan mereka pun banyak yang dihancurkan oleh penjajah zionis Israel. Selain itu pajak yang diterapkan penjajah pun sangat besar.

Apalagi, Idul Ada bagi warga Palestina dan bangsa-bangsa Arab lainnya adalah hari kebahagiaan yang agung. Bedanya dengan d Indonesia kita membesarkan Hari Raya Idul Fitri. “Dulu waktu saya masih kuliah di sana Idul Adha disebut libur panjang karena menjadi hari kebahagiaan dan paling diagungkan. Tentu masyarakat Indonesia bsa menitipkan hewan kurban untuk masyarakat Palestina ini dengan menitipkan kepada lembaga-lembaga kepalastinaan di Indonesia yang rutin telah melakukan penyaluran ke sana seperti Amal Mulia, Kasih Palestina, dan lembaga-lembaga lain yang sudha berpengalaman.

Khusus di Jalur Gaza, seluruh hewan kurban yang didatangkan ke wilayah ini dimasukkan melalui terowongan yang terbentang antara Jalur Gaza dan Mesir. Kondisi inilah yang membuat harga hewan kurban di sana jauh lebih mahal. Apalagi sekarang ini ditambah dengan kondisi, dimana militer Mesir pimpinan Jenderal Abdul Fatah al-Sissi rutin menghancurkan sejumlah terowongan yang menghubungkan antara Jalur Gaza dan dunia luar tersebut.

Selain itu, kondisi Jalur Gaza Palestina saat ini sedang diblokade oleh dua negara yaitu Zionis Israel dan militer Mesir. Jadi seluruh bahan pokok dilarang atau minimal mendapat pengawasan ketat untuk masuk ke wilayah Jalur Gaza Palestina.

Jadi, jika kita mengadakan kurban di jalur Gaza Palestina diibaratkan seperti melakukan kurban di dalam penjara, karena Jalur Gaza diibaratkan penjara terbesar di dunia. Hidup dan kehidupan di jalur Gaza sama saja dengan hidup di dalam penjara.

Tapi subhanallah, Allah SWT menjamin kehidupan rakyat Palestina dan diberikan keberkahan seperti yang kalam Allah SWT yang terdapat dalam surat Al-Isra’ surat ke 17 ayat pertama. Allah SWT berfirman,

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

Akibat dari kebiadaban Zionis Israel terhadap rakyat Gaza yang mengakibatkan anak tidak memiliki ayah alias yatim, istri tidak lagi memiliki suami alias janda, serta diperparah dengan kehidupan para fakir miskin.

Jalur Gaza terdapat lebih dari 4.000 anak yatim dan lebih dari 7.000 janda syuhada. Jumlah penduduk warga Jalur Gaza adalah 1,7 juta jiwa dan 50 persen adalah pengangguran.

Akibat dari tidak tersedia lapangan pekerjaan maka muncullah keluarga fakir miskin yang kehidupan mereka sangat-sangat memprihatinkan dan kesusahan yang dialami oleh warga Gaza akibat dari kebiadaban Israel.

Sedangkan kesusahan dan fakir miskin yang terdapat di Indonesia pun jumlahnya sangat banyak. Tapi itu semua akibat kezaliman dari para penguasa yang korupsi. Padahal negara Indonesia kaya akan sumber daya alamnya, subhanallah.. tapi terhadang karena pengelolanya yang zalim.

Maka dengan ibadah kurban Anda di Jalur Gaza, Anda sudah turut peduli dan memberikan daging kepada keluarga fakir, yatim dan janda syuhada para pejuang yang melwan kezaliman Zionis Israel di Jalur Gaza Palestina.