Apa Saja Alat yang Dapat Digunakan untuk Membantu Palestina?Artikel

Apa Saja Alat yang Dapat Digunakan untuk Membantu Palestina?

Kasihpalestina.com – Menurut Ensiklopedia Mini Masjid Al-Aqsha karya tim Aspac for Palestine, ada 7 alat yang bisa digunakan orang-orang untuk membantu Palestina. Apa saja? Langsung saja kalau begitu…

Alat-alat yang bisa digunakan orang-orang untuk membantu Palestina adalah media, masjid, sekolah, kesehatan, keluarga, pemerintah, dan profesi.

Media

Maksudnya, untuk media, di zaman milenial ini teknologi sudah begitu maju dibandingkan era 90-an. Kecanggihan inilah yang menyebabkan sistem komunikasi menjadi jauh lebih cepat.  Salah satu sarananya adalah internet. Dilansir dari Pengertianahli.id, internet masuk ke dalam bentuk media audio visual, namun lebih lengkap dan menyatukan semua jenis format media. Disebut juga Multimedia karena berbagai format ada di dalam internet. Kebutuhan internet di zaman ini begitu tinggi, maka akan lebih mudah jika memberikan informasi kepalestinaan lewat media.

Akan tetapi, media yang memiliki peranan penting dalam menyiarkan pemberitaan itu, tidak mengangkat seluruh kejadian yang ada di dunia, termasuk Palestina. Ini juga dikarenakan masyarakat yanng masih terfokus pada media utama yang dikuasai oleh pihak Barat, bahkan Israel. Padahal sejatinya, media ibarat senjata dalam berjuang di era modern ini.

Masjid

Masjid merupakan poros solusi terhadap permasalah yang sedang terjadi di Palestina, karena dari masjidlah mimbar-mimbar itu dapat bersuara. Maka dari itu, hendaknya seorang khatib dalam setiap khotbah Jumatnya di masjid-masjid mengangkat tema mengenai kondisi bangsa Palestina atau sejarahnya dari sejak zaman nabi.

Bagi para mufasir (ahli tafsir), bisa mengkaji surah Al-Isra secara mendalam sehingga para pendengar dapat merasakan tanggung jawab mereka dalam membebaskan bumi Isra Nabi Muhammad Saw. Adapun bagi takmir (pengurus masjid), selain biasanya memajang potret Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, dapat juga memasang potret Masjid Al-Aqsha di dinding masjid.

Sekolah

Sekolah merupakan pusat pendidikan. Dari sana lahir para cendekiawan muslim yang tangguh. Maka, perlu diberikan bekal mengenai kebenaran. Dalam hal memperjuangkan Palestina, buku-buku sejarah perlu menceritakan bagaimana kondisi bangsa Palestina saat ini. Para guru pun patut mengetahui sejarah ini. Tepat apabila poin sejarah Al-Aqsha dan Palestina dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah, sehingga para guru dan murid akan memahaminya.

Kesehatan

Blokade yang menimpa Jalur Gaza dan yang masih hangat hingga hari ini, Aksi Kepulangan Akbar (Great Return March), telah menelan banyak korban. Sektor kesehatan yang sedang krisis karena blokade, semakin buruk kondisinya akibat serangan Israel di aksi tersebut. Pasokan obat mengalami kekurangan, rumah sakit pun memiliki keterbatasan.

Di sinilah peran dari bidang kesehatan. Palestina begitu membutuhkan tenaga medis terutama obat-obatan. Bentuk bantuan dapat dengan menggalang dana untuk kemudian dibelikan keperluan medis dan dikirim ke Jalur Gaza. Bisa pula dengan mengirim paramedis ke sana untuk membantu langsung di lapangan.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah pembangunan rumah sakit. Kendati tidak begitu efisien karena kondisi Jalur Gaza yang merupakan medan perang, namun setidaknya ada sejumlah alternatif rumah sakit di sana, khususnya ketika rumah sakit lokal sudah tidak mampu menampung jumlah pasien yang membeludak.

Keluarga

Rumah adalah cikal bakal pendidikan pertama. Seperti yang disampaikan oleh para pakar, rumah menjadi sekolah pertama dalam dunia pendidikan sebelum memasuki sekolah formal. Sangat tepat kiranya pesan-pesan dan fakta mengenai Al-Aqsha dan kondisinya hari ini dapat disampaikan sejak dini di rumah-rumah. Ibu dan ayah memiliki peranan yang sangat penting dalam hal ini.

Pemerintah

Pemerintah sebagai pihak yang memiliki peranan penting di sebuah negara, memiliki keleluasaan dan kekuasaan dalam memberikan dukungan pada bangsa Palestina dari berbagai lini. Misalkan melalui bidang ekonomi, sosial, kesehatan, dan lain-lain.

Dengan adanya kekuatan di pemerintahan, upaya untuk membantu pun menjadi lebih optimal kerena dilakukan dalam skala yang jauh lebih besar. Bantuan yang dilakukan secara government to government tentu berdampak sangat besar. Tidak hanya menciptakan dukungan secara kenegaraan, namun juga dapat memberikan dukungan moral antar kedua negara.

Profesi

Bermacam profesi dapat memberikan dukungan terhadap perjuangan bangsa Palestina. Misalnya wartawan. Seorang wartawan dapat mengangkat tulisan dalam bentuk artikel maupun berita terkait isu Palestina.

Para wartawan yang kerap mengangkat isu kemanusiaan dapat pula menggelar konferensi kemanusiaan, di mana tema besarnya menyinggung kejahatan kemanusiaan yang terhadi di Palestina, sehingga ada kekuatan ikatan wartawan sedunia yang mengecam kejahatan tersebut.

Profesi lainnya adalah usahawan. Sedekah menjadi salah satu opsi yang bisa dilakukan untuk membantu bangsa Palestina. Ini juga akan memberikan keberkahan pada usahawan tersebut. Selain membantu dalam bentuk materi secara personal, bisa juga membangun infrastruktur di sana, yang rata dengan tanah akibat serangan dari roket pesawat tempur Israel. Bisa dengan membangun rumah sakit, sekolah, lapangan kerja, dan lembaga-lembaga keagamaan.

Itulah sedikit cara yang dapat dilakukan untuk membantu masyarakat Palestina. Masih begitu banyak cara untuk membantu saudara-saudara kita. Informasi selengkapnya juga dapat dibaca langsung dari sumber yang dijadikan rujukan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda sekalian, dan memberikan pencerahan mengenai hal-hal yang bisa dilakukan untuk membantu bangsa Palestina. (kimikim/kasihpalestina)

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi & informasi lanjutan): 08123 2011 55