100 Tahun Kelahiran Nelson Mandela, Tokoh yang Peduli pada PalestinaArtikel

100 Tahun Kelahiran Nelson Mandela, Tokoh yang Peduli pada Palestina

Kasihpalestina.com – 18 Juli 2018 merupakan peringatan 100 tahun kelahiran tokoh kemanusiaan Afrika Selatan, Nelson Mandela. Ia yang tutup usia pada 2013 silam ini, selain dikenal karena perjuangan melawan apartheid di negerinya, juga dikenal karena kepeduliannya kepada negara senasib, Palestina.

Ada satu ucapannya yang masih begitu diingat hingga hari ini, “Kita tahu dengan sangat baik bahwa kebebasan kita tidak lengkap tanpa kebebasan masyarakat Palestina.” Hal tersebut ia sampaikan bahkan setelah menjadi presiden dan mengarahkan negerinya ke jalan rekonsiliasi nasional. Ia terus berbicara mengenai hak-hak Palestina, dilansir dari Alaraby.co.uk/english.

Afrika Selatan telah berhasil melalui waktu-waktu kelam itu. Akan tetapi Palestina, ia masih berjuang untuk mendapatkan kebebasan dan kemerdekaannya dari tangan penjajah Zionis Israel. Berpuluh tahun dijajah, hanya menyisakan kurang dari separuh wilayah Palestina.

Selain itu, upaya Zionis untuk melakukan Yahudisasi terutama di kota Baitul Maqdis (Al-Quds) hanya semakin membabi buta. Al-Aqsha, masjid suci ketiga umat Islam ini, nasibnya berada di ujung tanduk. Israel begitu ingin masjid tersebut diubah menjadi Kuil Ketiga.

Wilayah perjuangan, Jalur Gaza, juga tak kalah buruk kondisinya. Belasan tahun berada di dalam belenggu pemblokadean, mengantarkan wilayah ini kepada krisis parah di berbagai sektor kehidupan. Gaza pun mendapat julukan sebagai ‘penjara terbesar’ di dunia, karena mencekiknya blokade yang Israel lakukan.

Semoga keberhasilan negeri dari Nelson Mandela akan segera dirasakan juga oleh Palestina. Menuju kemerdekaan dan kebebasan, terlepas dari kejamnya rezim Zionis Israel. (kimikim/kasihpalestina)

 

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi pengiriman & informasi lanjutan): 08123 2011 55