Kasihpalestina.com – Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari, bagaimana persiapan sahabat Kasih Palestina sekalian dalam menyambut hari kemenangan nanti? Kali ini, Kasih Palestina akan berbagi 10 tradisi di Palestina ketika hari raya tiba.

  1. Membuat Ma’amoul dengan keluarga. Kue buatan rumah ini merupakan salah satu tradisi utama untuk Hari Raya Idul Fitri. Saking istimewanya, sering kali ditemukan tulisan di depan toko kue kering; Idul Fitri bukanlah Idul Fitri tanpa Ma’amoul.
  2. Berbelanja pakaian baru untuk hari raya. Di Palestina, orang-orang membeli pakaian baru dan anak-anak membeli pakaian untuk hari pertama dan kedua.
  3. Bersih-bersih rumah. Tidak masalah jika rumah dibersihkan satu hari sebelum Idul Fitri.
  4. Memberik Zakat Fitrah kepada mereka yang miskin dan yang memerlukan. Zakat atau sadaqah adala kewajiban bagi setiap Muslim, baik dia laki-laki ataupun perempuan, anak-anak atau dewasa, selama dia memiliki sarana untuk itu. Itu haruslah diberikan kepada mereka yang tidak mampu sebelum salat Idul Fitri, sehingga mereka juga dapat menikmati hari raya. 
    10 Tradisi Hari Raya Idul Fitri di Negeri Palestina
    Keterangan Gambar : Kue Buatan Rumahan yang Disajikan Saat Idul Fitri di Palestina

    10 Tradisi Hari Raya Idul Fitri di Negeri Palestina
    Keterangan Gambar : Anak Palestina yang Sedang Menikmati Malam Idul Fitri
  5. Salah subuh lalu salat Idul Fitri, sambil melakukan takbirat (takbiran).
  6. Makan Fesikh goreng, ikan yang diasinkan dan dikeringkan, untuk sarapan. Menu khas Mesir ini menjadi menu wajib untuk sebagian besar keluarga Palestina di hari pertama Idul Fitri.
  7. Mengunjungi keluarga jauh. Idul Fitri merupakan waktu setahun sekali di mana orang-orang akan bertemu dengan saudara sepupu jauh, yang begitu jarang ditemui atau bahkan belum pernah ditemui sebelumnya.
  8. Minum minuman tradisional Arab di hari raya, yakni kopi di dalam cangkir khusus kecil dan makan Ma’amoul juga cokelat di setiap rumah yang dikunjungi. Akan sangat tidak sopan apabila menolak jamuan yang ditawarkan.
  9. Mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri:, setiap tahun kepada setiap orang dan mereka yang lewat.
  10. Memberikan uang dan hadiah mainan kepada anak-anak. Bukan hanya anak-anak, tapi juga beberapa orang dewasa. Mendapatkan yang berarti mendapatkannya dari kerabat dekat, seperti bibi atau paman.

Itulah sepuluh tradisi Hari Raya Idul Fitri di negeri Palestina. Lalu, bagaimana tradisi hari raya di kampung halaman para sahabat Kasih Palestina? Semoga informasi ini memberikan kebaikan dan pengetahuan baru untuk kita semua. Selamat menyongsong Hari Raya Idul Fitri! (kimikim/kasihpalestina)

Sumber. Barakabits.com

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi & informasi lanjutan): 08123 2011 55