Kasihpalestina.com – Polisi Israel berencana mengajarkan anak-anak cara menembak warga Palestina, sebagai bagian dari latihan di sebuah sekolah, dilansir dari Electronicintifada.net.

Kejadian di Dewan Daerah Menashe, dekat Haifa di bagian utara Israel saat ini, diketahui dalam beberapa hari terakhir ketika warga Palestina di Israel mengambil gambar atas apa yang terjadi.

Jamal Zahalka, seorang anggota parlemen Israel dari The Joint Arab List, menuntut sebuah penyelidikan terkait pelatihan yang didukung oleh polisi Israel dan kementerian pendidikan, yang ia sebut sebagai “persiapan siswa secara psikologis untuk membunuh warga Arab”.

Sebuah foto menunjukkan gambar seseorang dengan tubuhnya yang dipenuhi tanda hitam menggunakan senapan paintball, untuk menembak potongan gambar wanita dan pria yang menggunakan jilbab kuffiyeh kotak-kotak, yang berhubungan dengan warga Palestina.

Jamal membuat tuntutannya dalam sebuah surat, ditujulkan kepada menteri keamanan publik, Gilad Erdan. Kegiatan  di Dewan Daerah Menanshe ini merupakan bagian dari pelatihan yang luas untuk anak-anak oleh polisi di sekolah-sekolah Israel.

Di tahun 2011, surat kabar Haaretz melaporkan bagaiaman sekolompok siswa SMU di Palestina yang datang dari Herzliya, ambil bagian dari simulasi penembakan di markas tentara. Di mana para target ‘dipakaikan’ jilbab kuffiyeh Arab.

Satu sumber memberitahukan bahwa pelatihan tersebut juga didukung oleh kementerian pendidikan, yang sama dengan “mendidik ke arah kebencian terhadap warga Arab”. (kimikim/kasihpalestina)

 

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi & informasi lanjutan): 08123 2011 55