Pemimpin Ulama Dunia Bakar Semangat Peserta Aksi Bebaskan PalestinaArtikel

Pemimpin Ulama Dunia Bakar Semangat Peserta Aksi Bebaskan Palestina

Pemimpin Ulama Dunia Bakar Semangat Peserta Aksi Bebaskan Palestina
Pemimpin Ulama Dunia Bakar Semangat Peserta Aksi Bebaskan Palestina

Indonesia mendapat kehormatan dengan hadirnya pemimpin ulama Palestina di dunia Syekh Dr. Nawaf Tarkury dalam aksi akbar 11 Mei 2018 di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta. Syekh Dr. Nawaf Tarkury datang bersama Ketua Komite Al-Quds Ikatan Ulama Internasional Dr. Ahmad Umar Al-Umary.

Kehadiran para pemimpin ulama Palestina dunia ini untuk memberi semangat kepada seluruh peserta aksi termasuk lembaga-lembaga kepalestinaan yang terkumpul dalam Indonesia for Palestine.

“Indonesia diberi tanggung jawab oleh para pemimpin ulama Palestina di dunia agar memberikan perannya lebih serius untuk membela Masjidil Aqsha,” ungkap Majelis Pertimbangan Indonesia for Palestine Ahmad Musyafa.

Kehormatan itu, lanjut Musyafa, diraih pada saat Indonesia mengikuti seminar Al-Quds International kedua di Istanbul Turki bulan lalu, dimana delagasi terbayak lebih dari 90 orang berasal dari Indonesia. Indonesia diberi penghargaan karena keseriusannya membela Baitul Maqdis dengan penghargaan berupa lempengan kuningan dari lapisan kubah Masjid Al-Aqsha.

“Tapi penghargaan itu selesai di situ. Maka, besok (11 Mei) tokoh-tokoh Islam di Indonesia menjadi penggerak umat Islam menujukkan aksi untuk menolak kebijakan-kebijakan Presiden Donald Trump yang akan memindahkan kedutaan besar (kedubes)-nya ke Yerusalem pada 14 Mei nanti,” tambah Musyafa.

Sementara itu, dalam sambutannya di Masjid Al Ishlah, Syekh Dr. Nawaf Tarkury mengaku terkesan atas semangat luar biasa orang-orang Indonesia dalam membela Masjidil Aqsha. Semangat luar biasa umat Islam Indonesia ini turut memberikan motivasi bagi saudara-saudara kita di Palestina. Yaitu tatkala mereka mulai jenuh dalam berjuang, maka mereka kembali tergugah untuk kembali melanjutkan perjuangan.

Syekh juga mengingatkan agar kita tak segan-segan menyisihkan rezeki kita untuk membantu Al-Quds dan Masjidil Aqsha. Karena Masjidil Aqsha bukan hanya milik Palestina tetapi milik umat Islam di seluruh dunia termasuk Indonesia. (slamet parsono)