Artikel

Lihat Menu Ramadan di Negeri Palestina

Kasihpalestina.com Salah satu hal yang menjadi ciri khas Ramadan adalah menu-menu masakannya. Setiap negara memiliki ciri khas, termasuk di Palestina. Lalu, menu-menu apa saja sih yang menjadi andalan warga Palestina di bulan Ramadan? Check this out!

  1. Molokhia

Molokhia diambil dari nama tanaman berdaun yang pahit rasanya, atau dikenal juga dengan nama Egytian mallow (tumbuhan mallow Mesir). Molokhia merupakan masakan terkenal dari Timur Tengah.

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • 2 pon daun molokhia
  • 1 ½ ekor ayam
  • 3 cangkir beras
  • 1 ½ sendok makan garam
  • 1 sendok teh lada
  • ½ sendok teh allspice
  • 6 butir bawang putih
  • 1 bawang merah
  • Sumac
  • Paprika asap
  • 1 sendok teh ketumbar kering

Cara Membuat:

Potong, cuci, dan keringkan daun molokhia. Potong ayang menjadi beberapa potongan, marinade dengan jeruk lemon dan garam selama 15 menit lalu cuci. Masukkan ayam ke dalam panci, potong dadu 1 bawang merah dan 2 butir bawang putih ke dalamnya. Campur sembari dimasak di atas kompor selama 10 menit. Tuangkan 3 quart air ke dalam panci dan rebus ayam hingga mendidih. Pastikan untuk menyaring lemak yang naik permukaan rebusan setiap menitnya. Campurkan 1 ½ sendok makan garam, 1 sendok teh lada dan ½ sendok teh allspice ke dalam kuah. Ini akan memakan waktu 30 menit untuk membuat daging ayamnya empuk. Keluarkan ayamnya dari air rebusan dan taruh di atas wadah, tambahkan lada, chicken spice, sumac, dan paprika asap.  Masukkan ke dalam pemanggang (oven) selama 10 menit hingga ayam renyah (kering). Masukkan daun molokhia keringa ke dalam kuah ayah selama 30 menit. Buang lemak yang ada di permukaan kuah. Potong 4 butir bawang putih dan masukkan ke wajan dengan ketumbar kering dan 2 sendok makan minyak. Angkat campuran tersebut dan masukkan ke dalam rebusan molokhia. Masak hingga mendidih selama 10 menit lagi lalu matika kompor. Masak nasi putih sebagai teman makan.

  1. Chicken Mahshi

Menu ayam panggang dengan sayuran dan nasi. Resep di bawah diperuntukkan bagi 10 porsi dan dimasak selama 45 menit.

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • 2 ekor ayam
  • ½ kilogram yoghurt
  • Rempah-rempah – garam, tujuh bumbu, lada hitam, kayu manis, kapulaga
  • Daun bay laurel
  • Cabai
  • 1 bawang putih utuh
  • 2 bawang merah
  • 1 Brokoli utuh
  • 6 buah kentang kecil
  • 1 buah jeruk lemon
  • Minyak zaitun, untuk memarinade ayam

Cara membuat:

  1. Campur yoghurt dengan seperempat sendok the dari setiap rempah, tiga butir bawang putih dan cabai, biarkan di samping.
  2. Marinade ayam: Bersihkan dua ekor ayam dan taruh di panci. Olesi ayam dengan minyak zaitun dan taburkan seperempat sendok dari setiap rempah di atas ayam. Hancurkan 4 butir bawang putih dan campur dengan ayam. Lalu, marinade ayam dengan yoghurt dan campur menggunakan kuas.
  3. Siapkan sayura. Potong brokoli bersamaan dengan kentang-kentang kecil menjadi setengah bagian. Tambahkan setengah sendok teh garam, beberapa bawang merah dan bawang putih.
  4. Setelah ayam menyerap bumbunya dengan baik, penuhi panci dengan air, pastikan untuk memenuhinya hingga separuh dari ayam, tambahkan sisa dari bawang putih yang telah dihancurkan dan tutupi panci dengan kertas perak (foil). Masukkan panci ke dalam pemanggang (oven), yang suhunya diatur hingga 200 derajat dan nyalakan selama 20 menit.
  5. Setelah 45 menit, tambahkan sayuran untuk dimasak dengan ayam.
  6. Ketika ayam sudah masak, tambahkan satu perasan jeruk lemon di atas ayam, ini tergantung seberapa asam selera masing-masing.
  7. Nasi disiapkan terpisah dan taburi dengan kacang pinus goreng.

Itulah dua dari banyak menu makanan di Palestina ketika Ramadan. Selamat mencoba! (kimikim/kasihpalestina)

Sumber. Anera.org, Gulfnews.com

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi & informasi lanjutan): 08123 2011 55