Gaza Gelap Gulita Hampir Sepanjang Hari dan Setiap HariArtikel

Gaza Gelap Gulita Hampir Sepanjang Hari dan Setiap Hari

Kasihpalestina.com – Saat kita sedang asik menonton televisi, terlebih acara yang ditonton adalah acara favorit yang dinanti-nanti. Ketika konflik sedang mencapai puncaknya, tiba-tiba TV mati. Di sekitarmu menjadi gelap gulita. Sangat tidak menyenangkan, bukan? Itulah yang dialami oleh warga Palestina setiap harinya.

Sejak bulan April suplai listrik dari Gaza mati total, akibat pemblokadean yang dilakukan penjajah Israel. Maka mau tidak mau, mereka harus menyuplainya dari Israel dan Mesir, 80 persen dari Israel dan 20 persen dari Mesir. Suplai yang diberikan per harinya pun hanya sebesar 130 megawatt, yang diperkirakan listrik akan menyala selama 4 jam saja dalam sehari. Sementara kebutuhan yang dibutuhkan oleh warga Gaza selama satu hari (24 jam) adalah 500 megawatt.

Bayangkan jika krisis ini telah berlangsung selama kurang lebih 12 tahun? Selama pemblokadean. Di mana kesulitan yang dihadapi warga bukan hanya listrik, namun sektor-sektor lain karena Israel memblokade wilayah.

Akibat dari krisis listrik ini, banyak kecelakaan yang terjadi dan kejatuhan dari sektor-sektor kehidupan di sana. Republika.co.id melansir, krisis listrik yang melanda Gaza menyebabkan warga miskin memilih lilin sebagai alternatif lain. Akibatnya, beberapa kecelakaan seperti kebakaran terjadi dan kebanyakan korbannya adalah anak-anak.

Beberapa dampak lain dari krisis juga menimpa sektor pendidikan, kesehatan, komunikasi, ekonomi, dan rumah tangga. Jelas krisis juga mempengaruhi sektor ekonomi, tak ada listrik akan mempengaruhi bisnis-bisnis yang dilakukan warga.
Data mencatat, perbandingan ketersediaan listrik dan defisit dari tahun 2004 hingga 2018 adalah sebagai berikut (dalam megawatt): 2004 – tersedia 160, defisit 80; 2014 – tersedia 140, defisit 260; dan 2018 – tersedia 130, defisit 370. Semakin lama, defisit hanya semakin membesar.

Maka dari itu, Kasih Palestina bersama lembaga Filistin Vakfi Int. membuat program donasi kemanusiaan One Home One Lamp, untuk membantu mengurangi krisis listrik di Gaza. Memanfaatkan cahaya matahari yang tersedia sepanjang tahun, rencananya listrik akan dihasilkan dengan menggunakan sel surya/panel surya. Karena teknologi energi solar mudah untuk diterapkan. Program ini bertujuan untuk menyediakan 1.000 unit sel surya untuk 1.000 rumah di Jalur Gaza, senilai USD 2.950 per unit (Rp 42.075.850).

Semoga program ini berjalan baik, dan hasilnya warga Gaza akan kembali mendapatkan listrik yang cukup untuk keberlangsungan hidup mereka. Ayo berkontribusi untuk kembali menerangi tanah Syuhada, bersama tentu kita bisa! Insya Allah! (kimikim/kasihpalestina)

*kurs dollar 24 Mei 2018 – USD 14.263

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi & informasi lanjutan): 08123 2011 55