Balita Gaza: Aku Rindu AyahBerita

Balita Gaza: Aku Rindu Ayah

Kasihpalestina.com – Siapa yang berani menghancurkan kebahagiaan seorang balita, ketika nantinya ia harus menghadapai kenyataan bahwa sang ayah telah pergi? Inilah yang dialami kebanyakan anak di Palestina, termasuk apa yang dialami seorang balita di daerah pemblokadean Gaza.

Negeri yang berada di bawah penjajahan, kezaliman yang terus dialami oleh masyarakat Palestina, menjadi pemandangan sehari-hari yang terjadi di sana. Akibat kezaliman Zionis Israel, banyak warga yang meninggal dunia. Akibatnya, banyak pula anak-anak yang harus kehilangan kasih sayang dari sosok ayah.

Seorang balita di Gaza belum mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Ayah tercinta yang sering kali menjadi teman bermain, harus pergi meninggalkan dia yang bahkan belum lama mengenal dunia. Ia yang sangat memerlukan panutan dalam menjalani kehidupan yang rumit ini.

Tanpa tahu apapun, anak tersebut memandangi sebuah figura foto, di mana terpampang potretnya dan sang ayah. Ia juga mengajak ‘bermain’ ayahnya karena rasa rindu yang mendera. Apa yang akan dirasakan oleh sang ibu? Hancurkah hatinya? Kebingungan? Bagaimana cara dirinya menjelaskan di suatu hari nanti? Apa dirinya sanggup untuk menghancurkan hati sang anak?

Inilah salah satu dampak penjajahan Zionis Israel, hanya satu dari sekian juta. Warga Palestina harus menelan itu setiap harinya. Lalu, masihkah kita menganggap duka dan derita Palestina sebagai angin lalu? Mungkinkah kita? Jika diri ini masih bisa disebut manusia, tentu tidak, bukan? (kimikim/kasihpalestina)

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi & informasi): 08123 2011 55