Aa Gym Ketuk Hati Umat Islam untuk Bebaskan Al-AqshaArtikel

Aa Gym Ketuk Hati Umat Islam untuk Bebaskan Al-Aqsha

Kasihpalestina.com Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Daruut Tauhid KH Abudllah Gymnastiar mengajak seluruh umat Islam di tanah air untuk terpanggil dan sama-sama bertanggung jawab atas apa yang telah menimpa Masjidil Aqsha Palestina.

Ia merasa sangat prihatin atas apa yang terjadi pada Kota Al-Quds atau Yerusalem hingga hari ini, dimana korban tewas dari warga sipil Palestina terus berjatuhan, apalagi setelah kepindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat pada 14 Mei 2018 lalu.   

“Saya menyimak penjelasan tentang kondisi Al-Quds sampai hari ini sangat memprihatinkan. Dan saya sangat terpanggil untuk sama-sama menyosialisasikan kepahitan ini agar kita sebagai umat Islam sama-sama bertanggung jawab atas apa yang menimpa Masjidil Aqsha,” ujar ulama yang akrab dipanggil Aa Gym ini.

Menurut Aa Gym, setelah pemindahan Kedubes AS, pihak Yahudi demkian leluasa menjajah Palestina dan seperti ingin secepatnya mengambil alih Masjidil Aqsha. Mereka tidak pernah mempedulikan jatuhnya korban tewas itu banyak di antaranya perempuan dan anak-anak Palestina.

Aa Gym mengatakan, membebaskan Masjidil Aqsha dari penjajah adalah amanah bagi seluruh umat Islam di dunia, bagi rakyat Indonesia adalah amanah UUD 1945, dan bagi semua masyarakat dunia yang masih mempunyai hati nurani terhadap penderitaan rakyat Palestina.

“Dunia sudah menyaksikan tindakan brutal dari Presiden AS Donald Trump yang mengiringi kebrutalan tentara Israel. Dan dunia sudah menyaksikan kepindahan kedubes ini adalah pertumpahan darah  orang-orang yang tidak bersalah. Semoga seluruh masyarakat dunia bisa melihat kekejian ini dan bisa berbuat sesuatu untuk menghentikan kezaliman ini,” ungkap Aa Gym. (slamet parsono/kasihpalestina)