Kasihpalestina.com – Selama bulan April, tentara pendudukan Israel menangkap 450 warga Palestina. Di antara mereka yang ditangkap terdapat 11 wanita dan 90 anak yang ditangkap, dilansir dari Middleeastmonitor.com. Laporan tersebut disampaikan oleh Pusat Studi Tahanan Palestina.

Dua tahanan juga meninggal dalam kurun waktu tersebut, ungkap direktur pusat studi dan mantan tahanan Riyad Al-Ashqar.

Pendudukan Israel menangkap 90 anak termasuk Anas Qaneebi, yang berusia 9 tahun. Ia ditangkap setelah rumahnya digerebek di Hebron. Selain itu, anak berusia 9 tahun Mohammed Qatesh ditangkap setelah dipukuli di jalan. Firas Al-Natsha (12) juga ditangkap, ia berasal dari Kota Tua di Hebron.

Riyad mengatakan bahwa pendudukan Israel menangkap 11 wanita. Salah satu yang ditangkap adalah Ibtihal Abu-Rayyoush, seorang mahasiswa berusia 20 tahun. Ia diculik dan dipukuli oleh pemukim ilegal Yahudi setelah meninggalkan universitas. Selain dirinya, aktivis Perancis Donia Ishtiwi  juga ditangkap dari tempat tinggalnya di Nablus.

Seorang jurnalis Manal Al-Jaabari juga ditangkap di pos pemeriksaan Israel, ketika sedang mendokumentasikan tindakan kriminal penjajah di dekat Masjid Ibrahimi, Hebron. Aktivis Manal Da’na juga ditangkap saat mendokumentasikan tindakan kriminal untuk kelompok hak asasi Israel, B’Tselem.

Sementara itu, Riyad melaporkan bahwa pendudukan Israel melakukan 74 perintah penahanan administratif terhadap para tahanan Palestina, termasuk 21 perintah baru dan 53 perpanjangan. Khadija Rabae (33) mendapatkan perpanjangan penahanan untuk ketiga kalinya, jelas Riyad. (kimikim/kasihpalestina)

 

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi & informasi lanjutan): 08123 2011 55