Reaksi Keras atas Kepergian Jurnalis Palestina di Aksi Damai ‘The Great Return March’Berita

Reaksi Keras atas Kepergian Jurnalis Palestina di Aksi Damai ‘The Great Return March’

Kasihpalestina.com – Banyak pihak mengecam tindakan barbar Israel terhadap jurnalis, yang berada di aksi damai The Great Return March. Salah satunya adalah MADA yang mengecam Israel atas kematian Yasser Murtaja (31), seorang jurnalis foto.

Dilansir dari English.pnn.ps, MADA merupakan lembaga non-pemerintah yang bergerak di bidang media. Dalam memperjuangkan kebenarannya, MADA menuntut penyelidikan untuk mengusut kematian Yasser Murtaja dan tindakan berlebihan tentara Israel terhadap jurnalis serta warga, selama aksi damai di perbatasan Gaza tersebut.

Pada hari yang sama dengan kejadian naas atas Yasser, enam jurnalis lain pun mengalami cedera: Khalil Abu Athra (yang ditargetkan di Rafah), Adham al Hajjar, Izz Abu Shanab, Saber Nour al Dein, Ibrahim al Za’noun dan seorang jurnalis perempuan Islam al Za’noun. Mereka adalah jurnalis yang menjadi target di perbatasan bagian timur Jalur Gaza.

Dengan meninggalnya Yasser, MADA menyebutkan total kematian jurnalis oleh Zionis Israel sebanyak 42 orang, sejak awal tahun 2000 di wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza. Sementara itu sejak dimulainya aksi damai, total 11 jurnalis terkena tembakan tentara Israel. Semuanya ditembak ketika sedang meliput dari jarak ratusan meter, jauh dari pagar perbatasan di mana pasukan Israel berada. Para jurnalis pun dapat diidentifkasi secara jelas dengan rompi pers yang mereka gunakan.

Atas tindakan kriminal Zionis Israel, MADA mengulangi pernyataannya untuk masyarakat internasional agar menyelidiki setiap pelanggaran Israel terhadap jurnalis dan warga sipil di Palestina dan untuk mengakhiri budaya impunitas (kebebasan dari hukuman) yang dinikmati oleh Israel, juga untuk menahan semua pihak yang bertanggung jawab.

Israel Lakukan 28 Pelanggaran terhadap Jurnalis selama bulan Maret

Melansir dari English.wafa.ps, sebanyak 28 pelanggaran telah dilakukan tentara Israel terhadap jurnalis yang bekerja di wilayah Palestina selama bulan Maret 2018. 16 jurnalis ditembak, mengalami sesak napas akibat gas air mata, atapun dipukuli oleh tentara Israel.

Sementara itu, 14 lainnya ditahan atau diserang, namun tidak mengalami cedera. Laporan dari WAFA tersebut dikeluarkan dua hari setelah tembakan mematikan tentara Israel terhadap Yasser Murtaja. (kimikim/kasihpalestina)

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi & informasi lanjutan): 08123 2011 55