Kasihpalestina.com – Dunia tentu bisa melihat, ketika kezaliman dilakukan Zionis Israel terhadap warga Palestina di perbatasan Jalur Gaza. Ribuan orang terluka dan puluhan meninggal dunia dalam aksi damai The Great Return March.

Dukungan dan kecaman banyak berdatangan dari berbagai kalangan masyarakat internasional. Mereka bahkan rela melakukan aski protes, demi mengecam tindakan Israel tersebut. Siapa sajakah yang telah terlibat?

  • Ribuan orang di kota London turun ke jalan untuk mengecam tindakan brutal Israel. Dipimpin oleh beberapa lembaga kemanusiaan kepalestinaan, mereka berdemo di depan kediaman resmi Perdana Menteri Theresa May. Seorang juru bicara perwakilan dari Palestinian Forum di Britania, Abdul Rahman Tamimi, memanggil Theresa May untuk segera berhenti mempersenjatai tentara Israel.
  • Pemimpin Partai Buruh Inggris Jeremy Corbyn juga mengecam kekerasan “ilegal dan tak berperikemanusiaan” oleh Zionis Israel terhadap warga Palestina. Ia mengatakan, “Membunuh dan melukai demonstran Palestina yang tak bersenjata oleh tentara Israel di Gaza adalah sebuah kebiadaban.”
  • Mantan Presiden Sudan, Abdel Rahman Suwar Al-Dahab, memanggil masyarakat internasional untuk melindungi warga Palestina dari “tindak kriminal Zionis”.
  • Menteri Pertahanan Afrika Selatan, Lindiwe Sisulu, mewakili pemerintah mengecam kekerasan yang dilakukan Israel di perbatasan Jalur Gaza, “Afrika Selatan mengutarakan pandangannya bahwa tentara Israel harus menarik diri dari Jalur Gaza dan menghentikan kekerasan, serta serbuan yang bersifat merusak di wilayah Palestina.”
  • Klub sepakbola Inggris Celtic dan para penggemar, mengibarkan bendera Palestina dalam sebuah pertandingan. Jumlah bendera yang dikibarkan mengikuti jumlah korban meninggal dunia di aksi damai The Great Return March.
  • Negara Tunisia juga menunjukkan kepeduliannya. Diwakili kementerian luar negeri, Tunisia mengecam tindakan barbar Israel. Warganya pun turut turun ke jalan untuk melakukan aksi membela Palestina.
  • Dari negeri Perancis, diwakili juru bicara kementerian luar negeri, Perancis meminta Israel untuk menghentikan tindakan kejam tersebut.
  • Paus Francis, menyerukan ajakan damai setelah sejumlah warga Palestina di perbatasan Gaza meninggal, dalam aksi damai Kepulangan Akbar.
  • Kepedulian serta dukungan juga diberikan oleh para aktivis Palestina dan Israel dari Coalition of Women for Peace. Mereka memegang spanduk selama aksi protes di dekat perbatasan Gaza di Sderot, Israel.
  • Beberapa negara lain yang juga mengecam tindakan Israel, di antaranya diwakili oleh kementerian luar negeri Jerman, Menteri negara untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Menteri Luar Negeri Italia Angelino Alfano, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iraq Bakir Izatbegovic, Anggota dari Presidensi Tripartit Bosnia Herzagovina, Egypt’s Muslim Brotherhood, Ahmed Aboul Gheit dari Kementerian Luar Negeri Mesir dan Sekretaris Jenderal Liga Arab, Perdana Menteri Maroko Saadeddine Al-Othmani, Kementerian Dalam Negeri Kuwait, dan Kementerian Luar Negeri Qatar.

Sudah begitu banyak orang yang menyuarakan ketidaksepakatannya terhadap sikap barbar Israel. Saatnya bagi Indonesia untuk bergerak, bergabung dengan masyarakat internasional untuk membela warga Palestina. Bergabunglah bersama kami dalam aksi massa di Bandung, tanggal 13 April 2018 mendatang. Indonesia, bersatulah! (kimikim/kasihpalestina)

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi & informasi lanjutan): 08123 2011 55