Mesir Buka Perbatasan Rafah, Sejumlah Warga Akhirnya Kembali ke GazaBerita

Mesir Buka Perbatasan Rafah, Sejumlah Warga Akhirnya Kembali ke Gaza

Kasihpalestina.com – Dibukanya gerbang Rafah adalah hal yang begitu penting bagi masyarakat Palestina di Jalur Gaza. Seperti Syeikh Neyhad yang pernah bercerita bahwa kepulangannya ke Gaza benar-benar tidak dapat diprediksi, karena ketidakpastian waktu pembukaan gerbang perbatasan.

Kabar baik kembali datang untuk saudara-saudara Gaza, di mana belum lama ini pemerintah Mesir kembali membuka gerbang perbatasannya. Mengizinkan warga Palestina yang tertahan di Bandar Udara Internasional Kairo untuk kembali ke Gaza.

Sebanyak dua puluh penumpang yang berada di bandar udara sejak pertengahan April, akhirnya dapat pulang.

Pada tanggal 14 April lalu, perbatasan Rafah ditutup setelah pemerintahnya mengizinkan terbuka selama tiga hari. Akibatnya, sebanyak 30 ribu orang yang perlu bepergian dari Gaza tidak dapat berangkat.

Sejak tahun 2018, pemerintah Mesir telah membuka perbatasan hanya selama 12 hari. Sementara itu, selama tahun 2017 gerbang Rafah dibuka untuk 20 hari.

Terakhir kali perbatasan dibuka, tentara Mesir menculik seorang warga Palestina dan menolak mengungkapkan alasannya mengapa, ataupun mengeluarkan rincian apapun mengenai keberadaannya.

Perbatasan Rafah adalah satu-satunya penghubung antara Mesir dan Jalur Gaza, yang sudah berada di bawah pemblokadean Israel selama lebih dari 11 tahun. (kimikim/kasihpalestina)

Sumber. Middleeastmonitor.com

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi & informasi lanjutan): 08123 2011 55