Israel Tembak Seorang Remaja Palestina di Aksi Kepulangan AkbarBerita

Israel Tembak Seorang Remaja Palestina di Aksi Kepulangan Akbar

 

Kasihpalestina.com – Aksi Kepulangan Akbar kembali membawa kabar duka. Seorang remaja Palestina yang berusia 14 tahun meninggal dunia, setelah ditembak di bagian kepala oleh penembak jitu Israel. Terkait hal itu, Zionis akui berikan perintah pada penembak jitu untuk menembak anak-anak.

Dilansir dari Electronicintifada.net, Muhammad Ibrahim Ayyoub ditembak mati pada hari Jumat (20/4). Ayyoub yang ditembak di bagian timur daerah Jabalia, merupakan anak keempat di antara lebih dari 30 warga Palestina yang meninggal dalam Aksi Kepulangan Akbar.

Terkait penembakan tersebut, Zionis akui telah memberikan perintah jelas untuk menembak anak-anak. Mereka melakukannya dengan perencanaan, juga di bawah perintah yang jelas dan spesifik.

Dalam sebuah wawancara radio, Brigadir Jenderal (Cadangan) Zvika Fogel menjelaskan bagaimana seorang penembak jitu mengidentifikasi “tubuh yang kecil” dari seorang anak lalu diberikan hak untuk menembak.

Pernyataan Fogel tersebut dapat dijadikan sebagai bukti di Pengadilan Kriminal Internasional, bahwa para pemimpin Israel pernah melakukan kejahatan perang.

Lebih dari 1600 warga Palestina lainnya ditembak dan menyebabkan apa yang dokter  sebut sebagai “luka yang mengerikan”. Kemungkinan besar, luka tersebut akan menyebabkan cacat permanen.

Ketika saksi mata dan video dikonfirmasi, Ayyoub tidak memberikan ancaman bagi pasukan bersenjata berat Israel, yang ditempatkan belasan meter di belakang pagar dan benteng di sisi lain perbatasan Gaza.

Akibat peristiwa ini, kecaman bahkan datang dari utusan perdamaian PBB, Nickolay Mladenov. Ia mengumumkan bahwa pembunuhan tersebut bersifat keterlaluan. (kimikim/kasihpalestina)

Rekening Donasi: BSM 1001 2016  2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi dan informasi lanjutan): 08123 2011 55