Artikel KP 1 (180418) - gambar (sumber. google0Artikel

 Berkaca pada KAA, Bangsa Ini Memiliki Cita-cita Besar untuk Kedamaian

Kasihpalestina.com – Salah satu hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, Konferensi Asia Afrika. 63 tahun lalu tepat pada tanggal 18 April, Negara-negara di Asia dan Afrika berkumpul di kota yang begitu indah, Bandung, untuk membahas permasalahan yang ada di dua kawasan tersebut.

Apa yang paling membekas dari pertemuan itu? Hasil konferensi yang menyebutkan bahwa para peserta konferensi mengharapkan perdamaian, juga solusi bagi negara-negara yang masih terjajah. Harapan dari Asia dan Afrika, dunia akan membaik dan dipenuhi kedamaian.

Dalam konferensi tersebut Presiden Indonesia Ir.Soekarno mengatakan di akhir pidatonya, “Saya berharap, konferensi ini akan menegaskan kenyataan bahwa kita, pemimpin-pemimpin Asia dan Afrika, mengerti bahwa Asia dan Afrika hanya dapat menjadi sejahtera, apabila mereka bersatu, dan bahkan keamanan seluruh dunia tanpa persatuan Asia Afrika tidak akan terjamin. Saya harap konferensi ini akan memberikan pedoman kepada umat manusia, akan menunjukkan kepada umat manusia jalan yang harus ditempuhnya untuk mencapai keselamatan dan perdamaian. Saya berharap bahwa akan menjadi kenyataan, bahwa Asia dan Afrika telah lahir kembali. Ya, lebih dari itu, bahwa Asia Baru dan Afrika Baru telah lahir!”

Negara-negara itu memperjuangkan kedamaian di dunia. Menilik dari keinginan para leluhur itu, bangsa ini memiliki cita-cita panjang, kedamaian dunia. Kembali pada masa pra kemerdekaan, ketika bangsa Palestina memberikan dukungan penuh demi kemerdekaan Indonesia. Akan tetapi, kini bangsa itu di dalam belenggu penjajahan.

Semestinya kita sebagai masyarakat Indonesia, meneruskan cita-cita panjang itu. Seperti yang tercantum dalam pembukaan Undang-undang Dasar: “bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”

Hari ini, bangsa Palestina masih berada di bawah penjajahan Zionis Israel. Tersakiti dan teraniaya. Mungkinkah kita diam saja? Sementara cita-cita besar bangsa ini adalah perdamaian dunia, khususnya Asia dan Afrika?

Maka dari itu, para pemuda Indonesia, kobarkan kembali semangat 63 tahun lalu tersebut. Itu bukanlah sesuatu yang basi atau ketinggalan zaman. Mimpi itu adalah jati diri bangsa ini, bangsa yang begitu besar dan memperhatikan kedamaian dunia. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? (kimikim/kasihpalestina)

Sumber. Asianafricanmuseum.org

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi dan informasi lanjutan): 08123 2011 55

Ramadan Bersatu untuk Palestina - Kasih PalestinaBerita

Ramadan Menyatukan Kita