Peringati ‘Hari Tanah’, Pengungsi Palestina Kembali ke Tempat AsalBerita

Peringati ‘Hari Tanah’, Pengungsi Palestina Kembali ke Tempat Asal

Kasihpalestina.com – 30 Maret 2018 merupakan hari peringatan 42 tahun Land Day. Hari itu merupakan peristiwa bersejarah, yang setiap tahunnya diperingati oleh warga. Untuk memperingati hari besar itu, para pengungsi di luar Palestina bahkan berupaya kembali ke Palestina, dan ikut serta dalam aksi massa The Great Return March.  

Melansir dari Aljazeera.com, seorang pengungsi beserta sang putri akhirnya tiba di ‘rumah’ setelah sekian lama. Mereka adalah Hawwa al-Khawaja (ibu) dan Khawla (putri). Warga menyambut kedatangan mereka.

“Selamat datang, selamat datang di al-Thahiryeh. Kami memohon maaf karena tidak memiliki rumah untuk menyambutmu,” ucap lansia 90 tahun tersebut.

Peringati ‘Hari Tanah’, Pengungsi Palestina Kembali ke Tempat Asal

Sejak 1948 sudah tidak ada rumah atau penduduk di kampung al-Thahiryeh yang telah hancur, yang terletak di sebelah tenggara kora al-Lydd. Saat itu, tentara Zionis mengusir keluarga Palestina yang tinggal di kampung tersebut, sebelum menghancurkan setiap inci dari kampung tersebut.

Al-Thahiryeh merupakan salah satu dari 500 kampung yang menghadapi nasib sama akibat pembersihan etnik terhadap sedikitnya 800 ribu warga Palestina. Rabu  lalu (28/3), Hawwa al-Khawaja kembali ke al-Thahiryeh untuk pertama kalinya, namun hanya beberapa jam.

Sebagai salah satu inisiatif yang diluncurkan oleh Filastiniyat, sebuah organisasi Palestina non-pemerintah, sekelompok pengungsi dari Tepi Barat dan dari dalam teritori pendudukan oleh Israel pada tahun 1948, diberi kesempatan untuk memenuhi mimpi mereka kembali ke kampung tersebut.

Ketika Hawwa dan sekelompok pengungsi mencoba melewati pos pemeriksaan militer Israel untuk pergi ke al-Thahiryeh, tentara Israel menolak memberikan izin. Mereka menuju pos pemeriksaan lain di bagian utara Ramallah, ketika mereka ditanya dan diperiksa selama berjam-jam sebelum mereka diizinkan untuk lewat. Akhirnya,

Wearing her new traditional Palestinian dress gifted to her by her son on Mother’s Day [celebrated by the Arab world on March 21], she says she almost lost hope of ever reaching her village. Akhirnya, mereka berhasil melewati pos pemeriksaan dan bergegas menuju kota di mana mereka dibesarkan. Sayang, satu-satunya bukti Hawwa telah menemukan rumahnya adalah sebuah pohon besar yang sejak dahulu berada di lingkungannya. (kimikim/kasihpalestina)

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi & informasi lanjutan): 08123 2011 55

 

 

 

Ramadan Bersatu untuk Palestina - Kasih PalestinaBerita

Ramadan Menyatukan Kita