Masjid Al AqshaArtikel

Inilah Nama-nama Lain dari Masjid al-Aqsha

Kasihpalestina.com – Masjid al-Aqsha, masjid suci ketiga umat Islam ini memiliki 22 nama. Masih banyak orang yang belum mengetahui apa saja nama-nama tersebut. Dilansir dari Ensiklopedia Mini Masjid al-Aqsha, inilah 22 nama dari al-Aqsha dan penjelasan dari beberapa nama.

Al-Aqsha memiliki 22 nama, di antaranya adalah Al-Masjid al-Aqsha, Bait al-Maqdis, Al-Baitu al-Muqaddas, Masjid Elia, Baitu al-Qudus, Sallam, Das as-Salam, Uri Salem, Kurah Elia, Uri Syalam, Beit El, Shihyoun, Mishrats, Ba’abush, Korshela, Shil’un, Salim, Fusth Mishr, Ardhu al-Mahsyar wa al-Mansyar, Al-Mahfuzah, Al-Mufarriqah, dan Madinah al-Jannah.

Tiga Nama Populer

Ada tiga nama dari 22 nama tersebut yang biasa disebutkan dalam berbagai literatur:

Masjid al-Aqsha

Nama ini dinamakan oleh Allah SWT, Zat Pencipta alam semesta. Dalam surah Al-Isra ayat 1 disebutkan, “Maha suci Allah SWT, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari al-Masjidil Haram ke al-Masjid al-Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.”

Penyebutan nama Masjidil Haram dan Masjid al-Aqsha dalam ayat tersebut menandakan hubungan erat antara keduanya. Tidak disebutkannya Masjid Nabawi, karena pada masa itu merupakan periode Mekah dan belum dibangun Masjid Nabawi. Kedua masjid tersebut merupakan masjid suci umat Islam. Orang yang melaksanakan salat di sana akan mendapatkan pahala lebih banyak dibandingkan salat di masjid lain.

Keberangkatan Rasulullah SAW untuk menerima wahyu mengenai perintah salat dan diperjalankan Allah SWT dari Masjidil Haram, tidak langsung ke langit. Rasulullah singgah terlebih dahulu ke Masjid al-Aqsha.  Transit Rasululllah tersebut menandakan keistimewaan al-Aqsha. Selain itu, masjid tersebut selalu dijadikan tempat salat bagi para nabi dan rasul sebelumnya.

Al-Baitu al-Muqaddas

Secara bahasa al-Muqaddas artinya yang disucikan, sehingga makna al-Baitu al-Muqaddas adalah rumah yang disucikan. Masjid dinamakan demikian yakni untuk menjelaskan keistimewaan besar yang dimiliki masjid tersebut: kesucian.

Sebutan tersebut dapat ditemukan dalam sebuah bait syair, yang dilantunkan oleh Imam Ibnu Hajar al-Asqalani ketika dirinya mengunjungi masjid Al-Aqsha, “Menuju al-Baitu al-Muqaddas kami datang. Surga abadi yang diturunkan Sang Mahamulia. Kami melangkah dalam cinta kepadanya sebagai hukuman. Dan setelah hukuman itu ada kenikmatan.”

Bait al-Maqdis

Nama Bait al-Maqdis dikenal sebelum Allah SWT menurunkan ayat tentang nama Masjid al-Aqsha. Dalam berbagai hadis, Rasulullah SAW menyebut masjid ini dengan panggilan Bait al-Maqdis. Seperti hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Anas bin Malik ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Aku didatangi Buraq, yaitu hewan putih yang bentuknya lebih besar dari keledai tapi lebih kecil dari bighal, kakinya melangkah sejauh mata memandang. Aku menungganginya hingga sampai ke Bait al-Maqdis, lalu aku mengikatnya di tempat para nabi mengikatnya (halqah), kemudian aku masuk dan salat dua rakaat di dalamnya…” (HR. Ahmad)

Sabda Rasulullah SAW di atas menunjukkan bahwa Sang Nabi salat dua rakaat di dalamnya. Lafaznya kembali kepada Bait al-Maqdis yang berarti Masjid al-Aqsha, bukan kota Al-Quds. Penamaan Bait al-Maqdis di kalangan para ulama pun memiliki tiga makna.

  • Masjid Al-Aqsha sebagaimana dijelaskan di atas.
  • Kota Al-Quds, sebagaimana dinukil dalam kitab-kitab sejarah yang ditulis umat Islam mengenai kota itu, yang biasa disebut kota kuno (al-Baldah al-Qadimah). Nama Kota al-Quds tidak dikenal di masa lampau. Dahulu dinamakan Elia, bukan ak-Quds. Nama tersebut muncul pada masa Khalifah al-Ma’mun dari Bani Abbasia, Setelah itu, nama Bait al-Maqdis dipakai untuk nama Kota al-Quds.
  • Kawasan yang mengelilingi kota suci. Nama tersebut muncul pada masa modern. Contoh ulama yang memakai nama Bait al-Maqdis sebagai nama kawasan, bukan sekadar nama kota, adalah Imam Syamsuddin al-Maqdisi. Beliau menyebut dengan istilah “kawasan” al-Quds, bukan Kota al-Quds.

Sekilas penjelasan mengenai Masjid al-Aqsha dan nama-nama lain yang dimilikinya. Semoga menambah wawasan kita semua dan menambah cinta kita pada masjid suci dan tanah yang diberkahi tersebut. (kimikim/kasihpalestina)

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (konfirmasi & informasi lanjutan): 08123 2011 55