Gangguan Israel terhadap Warga Palestina Terus MeningkatBerita

Gangguan Israel terhadap Warga Palestina Terus Meningkat

Kasihpalestina.com – Dalam waktu tak lama, sudah tak terhitung jumlah pelanggaran yang dilakukan oleh para penjajah Zionis terhadap tanah dan warga Palestina. Dilansir dari beberapa media, berikut sejumlah pelanggaran yang dilakukan Zionis Israel beberapa waktu terakhir.

Pertama, 20 warga Palestina ditangkap di wilayah Tepi Barat, pada Selasa (27/3). Tiga mahasiswa Universitas Birzeit diculik oleh tentara Israel, setelah para tentara itu menerobos masuk ke dalam asrama pelajar. Dua pemuda termasuk mantan tahanan ditangkap di Nablus ketika bentrokan terjadi di tenggara kota tersebut, setelah puluhan pemukim menyerbu. Empat warga di Jenin ditangkap dalam bentrokan yang pecah ketika serangan Israel terjadi di desa Qabatia, Aqraba, Kufr Ra’i, dan Fahmah di selatan kota.

Selain itu, dua penangkapan lain terjadi di barak pengungsi Qalandia di Yerusalem yang diduduki. Seorang pemuda lain ditangkap di barak pengungsi Dheisheh, selatan Betlehem. Sementara itu, empat orang ditangkap ketika tentara menyerbu al-Khalil, dan beberapa rumah warga yang dihuni mantan tahanan diserbu dan digeledah selama penggerebekan terjadi.

Kedua, pasukan penjajah Israel menghapus pelat identitas Palestina di kota Sebastia, sebelah barat laut Nablus. Tindakan tersebut bertepatan dengan persiapan hari Paskah Yahudi.

Ketiga, seorang bocah Palestina dihentikan oleh tentara Israel di desa Taqou, dekat Betlehem, pada Rabu (28/3).

Keempat, Ashraf al-Qidra, Juru Bicara Kementerian Kesehatan, mengabarkan bahwa seorang pemuda Palestina ditembak di bagian kaki oleh tentara penjajahan Israel, di dekat area perbatasan Gaza-Israel.

Kelima, seorang wanita Palestina yang bernama Arij Hoshia diperpanjang masa tahanannya hingga 11 April mendatang.

Keenam, tentara Israel menghancurkan sebuah rumah di desa al-Walajeh, sebelah barat Betlehem di Tepi Barat. Israel berdalih, pembangunan rumah tersebut tidak memiliki izin.

Ketujuh, artileri Israel mengebom dua lokasi di bagian timur Kota Gaza. Dilaporkan tidak ada korban jiwa.

Kedelapan, di kota Hebron seorang bocah berusia 3 tahun ditangkap oleh tentara Israel, setelah anak tersebut mencoba menusuk tentara Israel dengan peralatan dapur.

Kesembilan, anggota keluarga Tamimi lagi-lagi jadi sasaran. Odia Tamimi ditangkap, setelah Israel menggerebek rumahnya di desa Nabi Saleh.

Kesepuluh, Menteri Luar Negeri dari Senegal masuk ke kompleks Masjidil Aqsha di bawah penjagaan  tentara Israel. Saksi mata menyebutkan bahwa mereka menggantungkan bendera kecil Israel di setelah yang digunakan. (kimikim/kasihpalestina)

Sumber :  Suara Palestina News Agency, Quds News Network, Eye on Palestine

Rekening Donasi: BSM 1001 2016 2 6 (a.n Kasih Palestina)
Call Center (Konfirmasi & Informasi Lanjutan): 08123 2011 55