Kasih Palestina - Israel tangkap warga PalestinaArtikel

25 Warga Tepi Barat Menjadi Sasaran Penangkapan Penjajah Israel

Kasihpalestina.com –  Senin (27), warga Palestina kembali menjadi sasaran penangkapan Zionis Israel. Bentrokan antara warga dan tentara terjadi di beberapa wilayah Tepi Barat, dilansir dari Melayu.palinfo.com. Total 25 warga menjadi sasaran penangkapan. Beberapa orang yang ditangkap berasal dari beberapa wilayah yang terjadi bentrokan:

  • Sembilan warga yang ditahan berasal dari desa Nabi Saleh, Ramallah.
  • Zionis Israel menyerbu desa Tal, Nablus bagian barat. Tiga pemuda ditangkap, yaitu: Assem Hassan Ayoub Asida (23), Zaid Ahmed El Banna Asida (19), dan Mahmoud Abdel Karim Ramadan (19).
  • Seorang pemuda yang berasal dari Kamp pengungsi Askar Lama ditangkap, Emad Banat.
  • Omar Najah Samara ditangkap dan berasal dari distrik perumahan rakyat.

Israel melakukan beberapa patroli di sekitar Nablus, tanpa diketahui motifnya. Saksi mata juga melaporkan, bahwa patroli dilakukan di pos pemeriksaan Hawara—pintu masuk Burin, pinggiran permukiman Yitzhar, pos pemeriksaan Thayar di persimpangan Einabus, pintu masuk Beita, dan pos pemeriksaan Beit Furik. Selain itu, puluhan rumah digerebek di kota Azzun, Qalqiliyah.

Tidak hanya melakukan patroli, penggerebekan, dan penangkapan, para penjajah itu pun memberlakukan jam malam, terutama di area yang berhadapan dengan permukiman Karni Shamron.

Melihat tindakan tak jelas Israel, para pemuda Palestina menanggapi dengan melempari tentara dengan batu. Akan tetapi, serangan balasan Israel berlebihan. Mereka membalas dengan tembakan gas air mata dan tembakan senjata, akibatnya sebagian dari para pemuda merasa tercekik dan sesak napas.

Operasi militer yang dilakukan Israel mencakup penggeledahan rumah warga, perusakan properti dan melakukan investigasi lapangan terhadap pemiliknya. Sumber lokal menyebutkan, Israel juga menangkap mantan tawanan Israel yang baru beberapa hari dibebaskan, Moatasem Natsheh. Sementara itu, wilayah lain yang terkena operasi Zionis adalah Hebron, Watta, dan Dora.

Di wilayah Hawwar, Halhoul, dan Beit Einoun dipasang penghalang militer. Para tentara penjajah juga menghentikan sejumlah mobil, dan memeriksa kartu identitas pemiliknya di bawah cuaca dingin yang begitu menusuk. (kimikim/kasihpalestina)

 

Rek Donasi Palestina
Bank Syariah Mandiri (451), No.rek 1001 2016 2 6
atas nama KASIH PALESTINA.

Konfirmasi Donasi:
Call/SMS/WA: 08 123 2011 55
(WA: http://bit.ly/2knBeKy)

Semoga keberkahan bumi Palestina dan Masjid Al-Aqsha selalu mengiringi di dalam setiap aktivitas keseharian kita.