Donasi PalestinaArtikel

Kisah-Kisah Inspiratif: Hadiah dan Cinta untuk Palestina dari Warga Indonesia

Kasihpalestina.com – Indonesia, ikatan sejarah yang telah dimiliki bersama Palestina benar-benar mendarah-daging hingga generasi memasuki zaman milenial ini. Teringat ketika Sang Proklamator mengatakan, bahwa Indonesia akan terus berdiri bersama Palestina untuk kemerdekaan mereka. Cinta itu tidak sekadar bualan. Terbukti dengan adanya beberapa kisah inspiratif dari para donatur, yang menunjukkan betapa nyatanya cinta yang diberikan untuk Palestina.

Nenek Entin Berikan Sebagian Hartanya

Donasi Palestina

Mendengarkan penuturan dari Syaikh Muhammad Baikh dalam acara “Jaulah Syaikh Palestina”, di majelis Taklim Al-Amanah, hati nenek Entin terketuk ketika mendengarkan kisah nyata tersebut.

Oleh karena itu, nenek berusia lebih dari 80 tahun ini mendermakan sebagian harta yang dimiliki, untuk kemerdekaan tanah Palestina dan pembebasan Masjid Al-Aqsha. Nenek Entin sendiri berasal dari Padasuka, Indihiang, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Acara yang diadakan pada 28 September 2017 lalu ini membahas mengenai kondisi terbaru dari Palestina, kabar yang tidak banyak diangkat oleh media kebanyakan.

Ibu Eli, Ikhlas Berikan Motor untuk Palestina

Donasi Palestina

Ibu Eli Cucu Yulia, tenaga pengajar di salah satu SMP di Bandung ini telah mengenal Palestina sejak masa SMA. Karena ketertarikannya terhadap isu Palestina, dirinya semakin ingin memberikan kontribusi lebih untuj tanah yang diberkahi tersebut.

Suatu hari, Allah Swt memberikan dirinya kesempatan akan cita-cita lama itu. Kemudian, ia berniat mendonasikan motor yang biasa dipakai sehari-hari, tanpa paksaan. Dukungan penuh Sang Suami akhirnya mewujudkan keinginan dari Ibu Eli.

“Kebetulan hanya motor yang bisa saya berikan. Karena jujur, saya ingin memberikan kontribusi terbaik untuk kemerdekaan Palestina,” ungkap Ibu Eli.

Dengan dilakukannya donasi, ia harus berangkat kerja diantarkan oleh suami. Akan tetapi, yang Ibu Eli rasakan hanyalah hati yang tenang dan bahagia. Ia juga merasa lebih mudah untuk berempati pada sesama.

Tabungan Cinta Tiga Kakak Beradik di Banggai

Donasi Palestina

Melansir dari Knrp.org, Muhammad Fitrah, Adinda Nur, dan Fadiyah Nur, tiga kakak beradik yang bersekolah di SDIT Madani Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, memberikan tabungan yang mereka punya untuk anak-anak Palestina, sebesar Rp 50 juta.

Donasi ini diberikan dalam sebuah acara kunjungan Syaikh yang diadakan pada hari Rabu, 7 Juni 2017 lalu. Ketiga anak itu berharap, bahwa donasi yang diberikan dapat menjadikan mereka anak-anak yang soleh dan solehah, serta menjadi penghafal Al-Qur’an seperti anak-anak Palestina. Muhammad, Adinda, dan Fadiyah pun berharap, agar dapat menjadi bagian dari pembebas Masjid Al-Aqsha.

‘Surat Cinta’ Nau untuk Palestina

Donasi Palestina

Sebut saja ia Nau. Ia mengirimkan amplop kepada sebuah lembaga donasi. Dalam amplop tersebut, berisi tiga helai kertas. Satu kertas berupa surat, dan dua lainnya adalah lembaran uang pecahan sepuluh ribu dan lima ribu rupiah.

Ia menuliskan dalam surat, bahwa Nau ingin memberi kepada Palestina. Akan tetapi, ia yang tidak memiliki kartu ATM, menghantarkannya pada upaya lain, yaitu memberikannya secara langsung lewat surat. Di akhir surat ia mengatakan, yang ia bari hanya sedikit. Tapi Nau berharap, pemberiannya akan bermanfaat.

Dari jejak tulisan, gambar, dan gaya bahasa yang Nau buat, ia sepertinya masih duduk di bangku sekolah dasar. Nau juga mengirimkan gambar buatannya sendiri, yang terdapat bendera Palestina dan Indonesia di sana. (kimikim/kasihpalestina)

Sumber. Knrp.org

 Instagram.com