al aqshaArtikel

8 Hal Yang Tak Banyak Diketahui Muslim Dunia Tentang Al-Aqsha

Kasihplaestina.com – Al-Quds (Yerusalem) merupakan satu-satunya tempat di dunia yang diperebutkan oleh berbagai bangsa di dunia. Di sinilah Kompleks Masjid Al-Aqsha, salah satu masjid suci dari tiga masjid suci milik umat Islam berada.

Dilansir dari internasional.republika.co.id Ada 8 hal yang tak banyak diketahui Muslim dunia tentang Al-Aqsha, antara lain sebagai berikut:

  1. Area Kompleks Masjid Al-Aqsha pernah dibakar oleh Zionis

Pada tahun 1969 seorang Zionis Australia melakukan pembakaran sendiri terhadap mimbar Nuruddin Zengi dan Masjid Qibly. Kebakaran menyelimuti seluruh area Masjid Qibly. Pada saat itu Muslim dunia terbangun dengan pemandangan mimpi buruk yang diciptakan oleh Zionis.

  1. Kubah Batu atau Dome of the Rock, dibangun sangat sederhana di era Abdul Malik ibnu Marwan

Awal dibangunnya kubah ini oleh Khalifah Ummayah, Abdul Malik ibnu Marwan. Hanya berbahan kayu dengan penutup dari kuningan, timah atau keramik.

Namun, kurang lebih 1000 tahun kemudian pada era pemerintahan Khalifah Utsmani, Sulaiman menambahkan lapisan emas khas bersama ubin ciri khas Utsmani, dan di fasad/ornamen bangunan.

  1. Memiliki Mimbar Legendaris

Nama mimbar tersebut adalah Nurruddin Zengi, salah satu pahlawan terbesar dalam sejarah Islam. Sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasanya dibangunlah mimbar Nurruddin Zengin oleh muridnya Salahuddin setelah membebaskan Yerusalem untuk kedua kalinya.

  1. Kompleks Masjid Al-Aqsha ini menjadi tempat eksekusi ketika tentara Salib berkuasa

Ketika tentara Salib pertama kali berkuasa, mereka mengurung penduduk Muslim di Masjid Al-Aqsha, membantai sekitar 70 ribu dari mereka dan kemudian mengubah Masjid Qibly menjadi istana, Dome of the Rock menjadi sebuah kapel dan ruang bawah tanah.

  1. Al Ghazali tinggal dan menyelesaikan karya monumentalnya di Kompleks Masjid Al-Aqsha

Salah satu buku paling terkenal di dalam literatur Islam dunia adalah Ihyaa Ulum Ad-Din karya Ulama besar Islam Abu Hamis Al-Ghazali. Tidak banyak yang mengetahui bahwa Imam Al-Ghazali, memilih tinggal untuk sementara waktu di Masjid Al-Aqsha, dan menulis bukunya semantara di sana.

  1. Kompleks Masjid Al-Aqsha pernah menjadi tempat pembuangan sampah

Pada waktu warga Yahudi dilarang tinggal di kota ini oleh Romawi. Bangsa Romawi menggunakan area masjid sebagai tempat pembuangan sampah. Dan ketika Umar membebaskan kota ini, beliau membersihkan sampah-sampah tersebut dengan tangan kosongnya.

  1. Tanah pemakaman para Nabi

Tidak ada catatan pasti berapa banyak Nabi dan para sahabat Nabi dimakamkan di sana. Namun yang pasti jumlah mereka itu banyak.

  1. Kompleks Masjid Al-Aqsha sebenarnya memiliki lebih dari satu Masjid

Sebenarnya ada banyak masjid yang berada di situs suci yang kita kenal sebagai Masjid Al-Aqsha ini. Ada Masjid Qibly yang berada di sudut paling selatan Masjid, Masjid Qubbah Ash-Shakhrah (Kubah Kuning), ada Masjid Marwani dan juga Masjid Buraq yang diambil dari kendaraan yang digunakan Rasulullah saat Isra dan Mi’raj.

Namun sayangnya saat ini penjajah Zionis Israel menguasai dan melakukan penistaan terhadap Kompleks Masjid Al-Aqsha dengan segala tindakan dan kebijakan yang diterapkannya. (VelaBuruuji/kasihpalestina).