Artikel

Inilah Penjaga Baitul Maqdis yang Tak Banyak Diketahui Semua Orang

Kasihpalestina – Sebagaimana diketahui bersama, baitul maqdis atau lebih familiar dengan sebuat mesjid Al-Aqsha ini pernah menjadi kiblat pertama ummat muslim di dunia. Selain itu mesjid ini merupakan mesjid yang sangat bersejarah karena para anbiya pernah menggunakan mesjid ini untuk saran dakwah. Terutama ketika zaman nabi Muhammad saw tempat tersebut merupakan tempat Rasulullah SAW melakukan Isra miraj. Namun, seiring dengan berjalannya waktu mesjid Al-Aqsha pun diklaim sebagai mesjid suci Yahudi karena terdapat kuil Sulaiman yang dipercaya sebagai leluhurnya. Tentu saja hal ini tidak diterima oleh ummat Islam karena hal itulah mesjid tersebut senantiasa dijaga dan dilindungi. Lalu, diajga oleh siapakah mesjid tersebut? Ini dia ulasannya!

Sosok Penjaga Baitul Maqdis

Mungkin saat ini dibenak Anda semua sosok dibalik penjaga Baitul maqdis adalah sekelompok lelaki yang memiliki tubuh besar, kuat, gagah, dan juga berpakaian layaknya super hero yang memegang senjata. Ternyata pikiran tersebut tidak sepenuhnya benar karena yang menjaga baitul maqdis tersebut adalah para wanita yang telah mengemban misi serta amanah untuk menjaga tempat suci tersebut.

Dilakukan oleh para wanita bukan karena para lelaki takut dengan Yahudi melainkan memang ini adalah sebuah strategi, kesempatan, dan juga amanah mengingat para petinggi Israel hanya mengizinkan wanita lah yang boleh memasuki Al-Aqsha. Sedangkan untuk para pria hanya sebatas di halaman mesjid.

Seperti yang dilansir dalam situs Republika online, salah satu wanita yang menjaga Baitul Maqdis tersebut bernama Latif Abdellatif . Ia lahir di Yerussalem 25 tahun yang lalu dan memiliki misi mulai untuk menjaga tempat suci tersebut. Bersama para pejuang wanita lainnya yang tergabung dalam kelompok mourabitat melakukan aksi patroli setiap hari keliling mesjid untuk memeastikan mesjid tersebut aman dari para zionis.

Selain bertugas menjaga dan melindungi, disela waktu kosongnya mereka senantiasa melakukan ibadah seperti shalat wajib, sunnah, menghafal Al-Qur’an, dan mealkukan kegiatan lainnya yang bermanfaat. Ketika mereka menjaga dan melindungi para wanita-wanita tangguh tersebut dengan sengaja melantangkan kalimat-kalimat tauhid dihadapan turis Yahudi yang memang sengaja datang ke baitul maqdis.

Pada awalnya ada sebuah perjanjian antara Yahudi dan Islam di tempat tersebut. bahwasanya warga Yahudi boleh datang ke tempat tersebut tapi tidak untuk beribadah. Hanya umat Islam saja yang boleh beribadah. Kesepakatan tersebut lambat laun ditentang dan dilanggar oleh mereka sehingga ada saja Yahudi yang beribadah dan seringkali situasi menjadi memanas di tempat tersebut.

Karena sering melantunkan kalimat tauhid dan juga bersitegang membuat latief harus berurusan dengan pihak Yahudi. Dia pun diintegorasi selama enam jam. Dan pada akhirnya Yahudi melarang organisasi tersebut serta membubarkannya.

Saudaraku, itulah kondisi terkini Baitul Maqdis. Hampir sepenuhnya dikuasai oleh Yahudi laknatullah. Tak jarang banyak juga para Masyarakat Palestina yang Syahid untuk mempertahankan keamanan mesjid suci tersebut. Kita ummat Islam yang tidak ada di sana bukan berarti tak bisa mendukung dan berjihad. Ada banyak cara lain yang bisa dilakukan salah satunya adalah dengan mendonasikan harta yang dimiliki untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina.

Donasi untuk program Palestina disalurkan melalui rekening BSM 1001.2016.2.6 an Kasih Palestina. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi Telepon atau WA 08123 2011 55. Sedikit harta yang Anda berikan untuk mereka sangatlah berarti dan akan dibalas dengan berlipat ganda olehNya. Karena itu kami tunggu Aksi Nyata Anda untuk Palestina dengan berdonasi.(Izzah Safiera)